PT Sorikmas tak bebaskan lahan rakyat

Perusahaan Terbatas (PT)  Sorikmas Mining bergerak bidang pertambangan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), saat ini masih eksplorasi menuju ekspolitasi atau masa produksi.

Demikian disampikan mantan Kabid Pertambangan Dinas PU dan Pertambangan Pemkab Mandailing Natal Parmonangan Hutasuhut, siang ini.

Menurut Monang, kalau dilihat dari administrasi PT Sorikmas Mining sudah masuk tahap study amdal, study kelayakan dan bermohon pinjam pakai pemanpaatan hutan lindung kepada Menteri Kahutanan.

“Perkebangan ini masih beberapa bulan yang lewat, kalau untuk bulan ini kita tidak mengetahuinya apakah sudah keluar izin tersebut, soalnya laporan dari PT Sorikmas Mining belum kita terima” ujarnya.

Katika disinggung masalah pembebasan lahan katanya, mereka belum mengetahui apakah sudah ada lahan masyarakat yang sudah dibebaskan oleh perusahan. “Namun setahu saya belum ada lahan yang dibebaskan” ungkapnya.

Sementara izin PT Sorikmas Mining bersama 72 perusahan PMA di seluruh Indonesia, sesuai surat Presiden RI terhadap Menteri Pertambangan dan Energi tertanggal 19 Januari 1998 tentang persetujuan 72 kontarak karya bidang pertambangan umum generasi VII dan 8 perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara generasi III dengan tenaga kerja PMA. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  KPU Madina Umumkan Nama-nama PPK

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*