PT. Toba Pulp Lestari Jarah Tanah Milik Rakyat di Angkola Timur

pt toba pulp lestari jarah tanah milik rakyat PT. Toba Pulp Lestari Jarah Tanah Milik Rakyat di Angkola Timur
Penebangan TPL di lokasi tanah rakyat di Simandalu Desa Paran Dolok (Photo: ARM-H)

Pargarutan Dolok, Tingkah PT. Toba Pulp Lestari (TPL)`menjajah` Kabupaten Tapsel belakangan ini makin menjadi-jadi. Sejak dari tingkatan direksi, managemen dan humas Pt. TPL tidak peduli dengan sorotan berbagai elemen di Kab. Tapsel, maju terus seolah milik sendiri menghabisi kayu di daerah Tapsel untuk diangkut ke Porsea untuk diolah pabrik jadi bubur kertas.

Mulai dari menerbitkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) No. SK: 046/TPL-Um/I/tgl 16 Januari 2012 seluas 582,5 Ha di Sektor Psp yang tumpang-tindih dengan tanah hak milik rakyat, menebang hantam-kromo tak peduli tanaman pinus dan karet berada di atas tanah rakyat, dibebaskan Dinas Kehutanan angkut kayu ke pabrik TPL di Porsea tanpa didahului Laporan Hasil Penebangan (LHP), Kayu Bulat (KB) dianggap dan dibuat seolah Kayu Bulat Kecil (KBK).

Hebatnya, semua kasus tsb dilakukan terang-terangan di depan pandangan mata rakyat petani desa-desa di kecamatan Angkola Timur. Hak kepemilikan rakyat atas tanah yang sudah ada sebelum Pt. TPL dapat izin Menteri Kehutanan (Menhut), bahkan jauh hari sebelum Pemerintah Orde Baru melakukan proyek `tanam-paksa` reboisasi di atas tanah milik pribadi rakyat yang konon dikawal militer bersenjata, diacuhkan PT. TPL.

Salah satu kasus terjadi di Dusun Hasobe Desa Marisi, sejumlah tanah milik rakyat di Hasobe dimasukkan Direktur TPL, Juanda Panjaitan ke dalam areal RKT 2012. Namun ketika seorang antek  TPL bernama Lukman Harahap coba menebang ke dalam tanah milik rakyat di Hasobe, buntutnya diusir dan kayu tak bisa diangkut TPL akibat kebun dan sawah sekeliling penebangan TPL diblokade rakyat, berlanjut manager TPL Sektor Padangsidimpuan (Psp) James Tampubolon disomasi kuasa-hukum rakyat lengkap bukti kepemilikan sah, tanpa mampu membantah.

Baca Juga :  Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Mandailing Natal; Copot PNS Terlibat Kampanye

Kasus terakhir terjadi di Dusun Simandalu Desa Pargarutan Dolok dan di Banggua Desa Pal-11. Beberapa warga rakyat petani di Angkola Timur mengadukan kasus penjarahan TPL masuk ke tanah rakyat berlanjut pemberian kuasa-hukum kepada lembaga swadaya masyarakat Aliansi Rakyat Merdeka (Alarm), sekaligus memberikan beberapa dokumen otentik sebagai bukti sah hak kepemilikan mereka di atas tanah yang dijarah TPL.

Ketika pers didampingi rakyat pemilik tanah, beberapa aktifis Alarm melakukan peninjauan ke lokasi tanah milik rakyat di Pargarutan Dolok dan Pal-11, yaitu di lokasi Banggua dan Simandalu pada Hari Sabtu tgl. 2 Juni 2012, berhasil memergoki beberapa alat-berat TPL seperti excavator dan Jonder sedang menebang ribuan batang kayu karet dan pinus, sementara sejumlah truk logging dan tronton sibuk angkut kayu dari tanah rakyat.

Sewaktu aktifis Alarm selaku kuasa rakyat menyetop penebangan dan mengusir buruh karyawan TPL keluar dari tanah rakyat dengan peringatan agar Barang Bukti tumpukan kayu tidak diangkut, para operator dan karyawan coba melapor ke basecamp TPL di Maragordong, namun setelah ditunggu beberapa waktu tak seorang pun satpam dan security TPL yang datang membela karyawannya ke lokasi tanah rakyat di Banggua.

Klarifikasi pers ke pihak TPL gagal total, mulai dari Direktur Juanda Panjaitan, Kordinator Sektor Simon Sidabukke, manager camp James Tampubolon, Kordinator Humas Bekman Ritonga beserta stafnya Riza Pasaribu dan Tongku Pane yang semua pejabat TPL tsb dikirim sms konfirmasi, tak satu pun mampu menjawab.

Baca Juga :  Pemkab Madina Lakukan Operasi Pasar Beras

Terakhir, Morniff Hutasuhut dir. Lsm Alarm selaku kuasa tanah rakyat di Banggua dan Simandalu menegaskan, “Hak kepemilikan rakyat atas tanah tsb diakui Uud 1945 pasal 28, UU Agraria No. 5 Tahun 1960, PP No. 26 Tahun 2005 bahkan Peraturan Menteri Kehutanan No. P.50/Menhut-II/2011. Jika TPL beserta para anteknya yang dipionkan jadi operator penebangan di atas tanah rakyat coba mengelak dari tanggungjawab sanksi hukum dan ganti-rugi ekonomi kepada rakyat setempat, urusan selanjutnya diteruskan ke instansi berwajib guna proses pidana”, ketus Morniff. ( ARM-H )

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

37 Komentar

  1. TPL mendukung Gus Irawan jadi Gubsu di Sumut. Horas Gus Irawan. sian kawan – kawan dari PT.TOBA PULP LESTARI,Tbk. Hidup TAPSEL. Hidup PASARIBU

  2. kasihan pabrik TPL di porsea tutup sebulan ini ngak ada kayu…….kayu – kayu dari Tapsel ngak terangkut takut ama pasukan hutasuhut…… kasihan kau Tagor……juanda …… chairuyddin ama anaknya si riza pasaribu si botak mau kami tembak di tapsel……kasihan kau simon sidabukke kayak si cebol si ateng ama si james taik itu………. si mata satu lagiu s i betmenn ritonga patengtengan ku kipas kau di sidimpuan on…….. kasihan ngak ada kayu TPL … jadi taik kalian TPL

  3. kasihan pabrik TPL di porsea tutup sebulan ini ngak ada kayu…….kayu – kayu dari Tapsel ngak terangkut takut ama pasukan hutasuhut…… kasihan kau Tagor……juanda …… chairuyddin ama anaknya si riza pasaribu si botak mau kami tembak di tapsel……kasihan kau simon sidabukke kayak si cebol si ateng ama si james taik itu………. si mata satu lagiu s i betmenn ritonga patengtengan ku kipas kau di sidimpuan on…….. kasihan ngak ada kayu TPL … jadi taik kalian TPL

  4. jangan marah kau Tagor Manik……. yang pasti saya sudah memberikan upeyi ke dishut…tenang saja kawan kayu TPL kita masih banyak dan akan kita jemput dari hutan di seluruh Tapsel ini sampai ke manamana kita TPL pasti menang . Tapsel memang blooon…pikun…..

  5. ingat tapsel…. ingat … ingat saya Tagor Manik Ir dari Siantar, Humas senior TPL … kalau mau kenal dengan saya , silakan kita jumpa di Sidempuan ke rumah kalian pendemo Tapsel kujumpai………bodat par tapsel on… kubawa nanti anggotaku jemput kayu n- kayu TPL yang kau tahan bodat hutasuhut

  6. Taik kalian orang Tapsel. gara – gara kalian pabrik kami di porsea tutup sebulan ini. taik kau hutasuhut….. bawa massamu ke siantar, kutunggu kau di siantar

  7. Lae Tagor manik & chairuddin pasaribu @ sadar anda lae.lae ini kucing kurap nya TPL saja toh.
    ingat lae nanti klo ada salah satu yg komentar disini membunuh atau pun di menculik anda TPL itu diam saja dan mungkin kasih santusan cuma ganti kerangan bunga saja mungkin.
    jadi bapak hati”pak klo ngomong .ku peringat kan pak yah.

  8. KOK kalian humas TPL suka menjelekjelekkan sesama kawan di TPL , kita urus dulu BENTROK di SAITNIHUTA itu sampai KAPOLRES HUMBAHAS diganti mendadak gara – gara ulah Direktur Tagor Manik Humas TPL ini. hebat kali TPL ini ya bisa membuat KAPOLRES diganti si Tagor Manik ini

  9. dimana maunya jumpa TAGOR MANIK? ngak … jera2 juga ya lae waktu kugimbal dulu mukamu sampai bonyok. jangan banyak komentar kau tagor

  10. TPL tetap beroperasi , buat BAPAK – BAPAK yang mengganggu TPL , Hadapi saya IR .TAGOR MANIK kantor Humas di Porsea.thanks

  11. kami masyarakat balige sepakat kalau ada AKSI MENUTUP PT,TPL INDORAYON bau pabriknya dari porsea bau busuk setiap hari. tutup TPL

  12. kami dari Walhi Medan siap mendukung gerakan massa merobohkan kantor uniland medan markas sukamto tanoto dan anteknya cina hitam chairuddin pasaribu ama penutupan pabrik di porsea kita buat seperti jaman indorayon , supaya pabriknya dibuang ke cina sana. tak perlu lagi menerima kehadiran TPL yang sudah berbohong kepada publik dan pemerhati lingkungan, merusak lingkungan, memakai solar subsidi untuk operasi truk TPL, memakai pupuk bersubsidi untuk penanaman akasia ekaliptus TPL dll sehingga sudah terang2an membohongi publik dan merugikan kepentingan orang banyak. pasang brosur dan sebarkan kita STOP bersama2 kegiatan TPL di wilayah SUMUT ini. TUTUP dan eyahkan TPL

  13. Kami juga dari KSPPM Parapat siap bergabung dengan pihak PENUTUP TPL.Kami KSPPM didirikan oleh panda nababan berdomisili di parapat dulunya ujung tombak PENUTUPAN INDORAYON tahun 2000an m enggerakkkan massa rakyat Toba Samosir dan Taput menghancurkan dan menSTOP TPL hinggga INDORAYON berubah nama menjadi TPL tahun 2003 . kami sebagai gerakan PEDULI DANAU TOBA sudah gerah melihat sepak terjang prusahaan Cina ini pakai cina hitam indonesia alias batak berekor humas TPL .mari bersama serukan TUTUP TPL.

  14. kami dari Walhi Medan siap mendukung gerakan massa merobohkan kantor uniland medan markas sukamto tanoto dan anteknya cina hitam chairuddin pasaribu ama penutupan pabrik di porsea kita buat seperti jaman indorayon , supaya pabriknya dibuang ke cina sana. tak perlu lagi menerima kehadiran TPL yang sudah berbohong kepada publik dan pemerhati lingkungan, merusak lingkungan, memakai solar subsidi untuk operasi truk TPL, memakai pupuk bersubsidi untuk penanaman akasia ekaliptus TPL dll sehingga sudah terang2an membohongi publik dan merugikan kepentingan orang banyak. pasang brosur dan sebarkan kita STOP bersama2 kegiatan TPL di wilayah SUMUT ini. TUTUP dan eyahkan TPL

  15. mari kita bentuk wadah untuk melawan parampok hutan ini…….bang mornifff……tantang orang TPL ini…..dimana mereka mau jumpa…..kita jumpai…..bila perlu kita sorong massa kita mengepung kantor TPL ini di gedung uni land medan…..saya siap mendukung……HORAS

  16. 8 KAB.KONSESI TPL sudah membentuk ALIANSI PERLAWANAN RAKYAT BERSAMA MELAWAN AROGANSI TPL INDORAYON ,tinggal dari Tapsel saja yang belum bergerak cepat sebelum terlambat…harapan pabrik pulp TPL di porsea karena kebutuhan kayu sangat banyak hanyalah HUTAN TAPSEL. Mari kita bersatu MENUTUP TPL di daeah kabupaten kita masing-masing, tobasa,simalungun, dairi, pakpak barat, samosir, humbahas,taput dan tapsel mari kita bersama STOP AROGANSI TPL .

  17. Tutup jalan dari lokasi sipirok dan hutan sekitar Arse sampaihutan SIPANGIMBAR sipahutar jalur illegalogging TOBA PULP LESTARI bersama mafia – mafia kayu dari Tapsel kerjasama dengan Humas TPL . sebarkan informasi ini dan tandai strada dan ford double kabin tpl langsung kita stop dan giring ke kantor polres dan kodim sekalian karyawan tpl lapangan dan mitra tpl kita gas saja kalau tidak ada tanggapan dari pihak pemerintah setempat.

  18. Sepertinya sudah perlu dibentuk dengan sangat segera (sebelum semuanya terlambat) koordinator perlawanan terhadap kejahatan dan arogansi TPL di Bumi dalihan natolu, meliputi seluruh daerah daerah yang secara langsung dirugikan oleh keberadaan TPL. Selain disini (dunia Maya), alangkah baiknya bentuk perlawanan yg legal, secara bersama-sama kita realisasikan di dunia nyata…..

  19. mainkan bang morniff……..kita mau tahu seberapa kuat….si chairuddin pasaribu ini….lantam. kali….kulihat…bah…..tak ada rasa cintanya terhadap…tanah leluhur…..

  20. bah pareman sian dia on si chairuddin pasaribu on…….menantang ….muse do ibana…..ah….naso …maila doho le……..di dokko sian ni dapurmu……dang dipikkiri ho…. sega ….ni…alam…..jadi naeng tantangonmu ma …..bang …..morniff…..martinju……ok…bah….olo do au….gabe wasitna……alai….molo…kalah ho…..unang pagok tu caritomu dah…….andigan nuang…..lao martinju hamu……di medan….ma hita baen….da……hupaima….jadwal na…lae…..

  21. Bagi saudara-saudara yang saat ini menjalin kerjasama dengan PT TPL dalam hal penebangan kayu, sadarlah sebelum terlambat, jangan hanya memikirkan kebutuhan perut semata. Ingatlah bahwa penyesalan selalu datangnya kemudian bung !

  22. Terimakasih untuk Berita dan Debat kawan-kawan disini, sehingga saya tahu ternyata Kampung Halaman kita banyak bermasalah khususnya karena keberadaan TPL…, saya melihat ini menjadi lingkaran setan juga dengan keberadaan BUPATI Pasaribu yang tidak pro rakyat…. hhhmmm… Keluarga saya dari ompung saya asli dari Sipirok…. walaupun saya jauh di semarang saya mendukung diadakannya gerakan yang lebih besar lagi untuk menuntaskan Masalah- ini… saya hargai Perjuangan Kawan-kawan disini walaupun lewat LSM dan MEDIA…, tapi itu bisa membuka mata… khususnya pada LSM ALARM saya salut atas independensi dan kerja keras-nya di lapangan…

  23. (dihabpus)!!!!!XX kau jasmin…………. hati – hati kau ditempat kerjamu ya…. seenakmua memecat orang susah

  24. hati – hati ya putra2 Tapsel yang menjual hutan Tapsel ke TPL. kudatangi ke rumahmu kalau kau tega- teganya jual hutan itu untuk diambil kayunya dan dijarah.. lestarikanlah alam kita di Tapsel dan sipirok yang indah.

  25. saya akan bawa komisi VII DPR RI dan kawan – kawan merekomendasikan tutup TPL yang merusak TANO BATAK.

  26. MarI masyarakat di Sidimpuan kita satu kata TUTUP usir TPL…. dari Sidimpuan, alasannnya :

    Taktik TPL biasanya untuk menguasai satu areal hutan seperti di Sidimpuan sekarang adalah :
    1. menguangi dishut setempat dan bappeda… sampai kepdes setempat
    2. silaturahmi dengan tni polri setempat dan bila tidak digubris langsung ke polda dan mabes…
    3. merektur putra daerah untuk mitra kerja penebangan dan penanaman
    4. melaga putra2 daerah menyangkut pekerjaaan kontraktor dengan iming -iming uang
    5. membawa aparat ke lokasi penebangan dan penanaman di hutan dengan alasan keamanaan terancam

    ini dilakukan di hampir unit produksi khusus di hutan 8 kabupaten di sumut………. ANTISIPASI paling ampuh ADALAH lakukan demonstrasi besar – besaran di hutan setiap ada penebangan dilokasi – lokasi tanah masyarakat dan tetap libatkan PERS yang berani membela kepentingan masyarakat yang berdiri didalam KEBENARAN setempat MEMBEKAP MASYARAKAT. Adapun ijin konsesi hutan TPL dari INDORAYON dulunya tidak berlaku lagi untuk seluruhnya karena tidak pernah ditinjau ulang bersama2 baik dishut dan masy… sampai saat ini…. sehingga hanya sepihak dari TPL mengatakan itu konsesinya… membawa2 nama kep.menhut… walaupun TPL sendiri tahu itu sudah peraturan usang dan TPL tertawa-tawa lega membodohi masyarakat sekitar hutan. HANYA satu kata TUTUP TPL

  27. Rakyat di Sipirok dan Angkola Timur tak pernah berikan tanah untuk menjadi milik negara (Ingat UUD `45 negara menguasai bukan memiliki), baca Surat Penyerahan Dewan Negeri Baringin Sipirok dan Dewan Negeri Batunadua tahun 1093. Kekuasaan Orde Baru dengan produk TGHK yang main tunjuk paksa merampas tuntuas diwujudkan periode 1970-an. Produk Dephut selanjutnya SK Indorayon tahun 1992 serta SK 44 Tahun 2005 cuma penunjukan Menhut ala kekuasaan. Putusan Mahkamah Konstitusi No. 45 Tahun 2011 telah mencabut wewenang penunjukan dalam UU Kehutanan.
    Jadi apalagi legitimasi mengatakan tanah milik negara? Kalau polemik debat ilmiah yuridis mau digiring menjurus tengkar kedai-kopi, itu bukan tampilan PMA. Gimana jika rakyat minta DPRD buat public-hearing dan semua stakeholder debat terbuka di forum? Biar kita uji bersama argumen pihak mana yang paling logis rasional sekaligus empiris.
    Gimana Bung Juanda, Charuddin, Simon, Tagor, siap adu brain?

  28. Tagor Manik.. SUKA MEMPERMAINKAN RAKYAT kecil. saya tahu persis permainan kayu TPL . KAYU dicampur di pabrik. kayu alam bulat kecil diameter diatas 29 cm juga dibabat habis tanpa dibayar penuh kepada negara cq dishut setempat. hati – hati kau kalau lewat sergei ya. dokumen kayu TPL semuanya diuangi ke dishut dimotori direkturnya juanda panjaitan dan centengna si tagor manik yang ngakungaku suruhan TPL dari uniland. masyarakat sidmpuan jangan percaya ocehan si tagor manik busuk itu , suka selingkuh di kamar SIANTAR HOTEL dengan dishut simalungun… kami tau persis uang membayar kayu PSHD dan IR ditilep … masuk kantong sendiri… kasihan rakyat dibuatna

  29. kawankawan… yang ANTI TPL dan pers sidimpuan yang menolak TPL menebang kayu di sidimpuan, saya undang konfirmasi kita di Gedung UNILAND lantai 7 Medan . ongkos pp ditanggung oleh perusahaan TOBAPULP LESTARI .kita akan bahas mengapa orang sidimpuan menolak TPL sementara hutan yang kami tebang adalah milik negara yang diberikan kepada kami TPL. tidak habis pikir melihat masyarakat sidimpuan yang masih kolot … mengganggu industri TPL maju di daerahnya. nanti di gedung UNILAND medan akan saya paparkan operasi TPL yang tidak dapat dihalangi siapapun namanya di negara kita RI ini. terima kasih pembaca Newsapakabarsidimpuan.

  30. Anehnya lagi, TPL pinjam tangan “kerjasama” untuk menebangi kayu dengan perusahaan-perusahaan lokal …….tega amat.

  31. MEMALUKAN…….HANYA KARENA SEJENGKAL PERUT DAN MEMPERTAHANKAN ISI USUS. PADAHAL NASI SEPIRING HANYA SEPULUH RIBUNYA. OKELAH KAMI AKAN BUKTIKAN BAHWA TPL TIDAK AKAN LEWAT DAN BEREDAR DI TAPSEL…

  32. MAJU TAK GENTAR MEMBELA YANG BAYAR…… itu lagu cocok untuk anda Chairuddin Pasaribu ini ! anda sepertinya sudah gelap mata dan hilang akal sehatnya.

  33. pak pasaribu,….. anda cm pikirkan piring makan anda saat ini tak pikirkan masa depan tanah tapanuli dan negeri ini dimasa depan….anda brani pasang badan untuk bela TPL…. satu lagi putra tapanuli yang MEMALUKAN !!!!

  34. tidak perlu banyak komentar anda menolak TPL . walau saya orang tapsel dan kerja humas TPL karena itu makan saya jangan coba – coba mengganggu kerja saya di humas TPL. dimana kita berhadapan … bila perlu di Gedeng Manggala Agni ok juga

  35. Salam hangat untuk Harian apakabar Sidempuan. .. yang menyuarakan KEBENARAN.

    untuk TPL indorayon HANYA SATU kata…..USIRRR dari Indonesia karena menyengsarakan rakyat dan negara Indonesia ini. kayu alam di humbahas samosir sudah dibabat habis, di simalungun sudah habis, di habinsaran sudah habis, di pakpak barat dan dairi juga sudah dirambah…… sekarang menuju Sidempuan Angkola Sipirok sampai aek godang…….., hanya untuk MAFIA SUKANTO TANOTO dan cina hitam semacam juanda panjiatan . cara ampuh melawan mereka blokade jalan dan gerakkan masyarakat peduli alam Sidempuan sebelum Sidempuan porakporanda dihabisi oleh TPL ini . gerakkan massa demo ke pabrik porsea tempat tingal si juanda si simon si james samargaku si betmen taik itu si khairudin anaknya humas di sidempuan sirija pasaribu dan si tongku pane. jangan biarkan antek2 ini merusak keamanan di sidempuan ini. kalau mereka bawa aparat……….. kita orang sidempuan lebih banyak jenderal melawan penjajah TPL itu. mari kita tutup dan suarakan TUTUP TPL di 8 kabupaten di Sumut. Horas Sidempuan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*