Pulang Pergi Psp-Medan – Ongkos Calhaj Ditanggung Pemko

SIDIMPUAN- Pemerintah Kota Padangsidimpuan menanggung seluruh biaya transportasi calhaj untuk pulang pergi Psp-Medan. Kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada seluruh calhaj asal kota salak ini. “Tahun ini, pemerintah menanggung semua biaya transortasi. Jadi calhaj tidak dikenakan ongkos dari Psp ke Medan dan sebaliknya,” kata Kabag Kesra Syahruddin Siregar, kepada wartawan, Selasa (20/9), di gedung DPRD Psp.

Besaran dana untuk biaya transportasi yang ditanggung pemko berjumlah sekitar Rp107 juta. Anggarannya sudah disetujui oleh DPRD Psp. Selain dana transportasi, untuk kegiatan manasik haji juga tidak dibebankan kepada calhaj. Semuanya ditanggung pemko. Rencananya, manasik haji digelar pada Kamis (22/9) ini.

Sementara itu anggota Badang Anggaran (Banggar) DPRD Kota Psp, Khoiruddin Nasution, menegaskan, pihaknya menyetujui dan menganggarkan biaya transportasi calhaj ditanggung oleh pemerintah. Selain itu para calhaj juga tidak dibebankan biaya untuk manasik haji, karena biayanya sudah ditampung dalam APBD Kota Psp.

Ketua FPD DPRD Psp ini, mengingatkan panitia agar tidak mengutip atau meminta biaya dari para calhaj. Apabila panitia melakukannya, maka DPRD Psp akan mengambil tindakan tegas dan mempertanyakannya ke panitia. Ia juga meminta kepada seluruh calhaj agar tidak atau sampai tertipu dengan oknum yang ingin memanfaatkan kondisi. “Jika ada yang meminta biaya, segera laporkan,” imbaunya.

Sebelumnya, calhaj asal Kota Padangsidimpuan yang masuk ke dalam kelompok terbang atau kloter dua berjumlah 375 orang. Mereka akan berangkat dari Bandara Polonia, ke tanah suci pada Senin (3/10) mendatang. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Psp Efri Hamdan Harahap kepada METRO, Senin (19/9), mengatakan, jadwal keberangkatan itu sesuai dengan pengundian yang dilakukan oleh Kemenag tingkat I.

Baca Juga :  KPU Paluta Mulai Lakukan Tahapan Pilpres

Nantinya, sambung Efri, calhaj Psp yang masuk dalam kloter dua akan bergabung dengan calhaj asal Kota Medan sebanyak 73 orang, muhammadiyah sebanyak 73 orang dan per orangan sebanyak 2 orang. Totalnya 455 orang. “375 calhaj Psp masuk kloter 2 dan akan take off dari Bandara Polonia, Medan, pada tanggal 3 Oktober sedangkan berangkat dari Psp tanggal 1. Lalu, tanggal 2 masuk Asrama Haji Medan,” terangnya.

Sementara itu untuk pemondokan atau penginapan, calhaj Psp mendapatkan lokasi di jumaizah makhtab 12 atau sekitar 2 kilometer dari kabbah. “Untuk pemondokan, calhaj Psp mendapatkan tempat di jumaizah makhtab 12 yang jaraknya 2 kilometer dari kabbah,” jelasnya.

Efri menambahkan, seluruh calhaj harus terus mematangkan diri dalam mempersiapkan baik fisik maupun batin agar selalu siap dan melaksanakan sepenuhnya rukun haji selama di tanah suci. “Kepada seluruh calhaj, kami imbau untuk mempersiapkan diri baik fisik maupun batin agar dapat menjalankan seluruh ibadah haji selama di tanah suci,” pesannya. (phn)

Metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*