Puluhan Anak Yatim dan Jompo Terima Santunan

Tapsel,  Puluhan anak yatim dan orang jompo menerima santunan dalam safari Ramadan PT. Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJA) Siais unit tangki transit Simirik di masjid Al-Falah Kelurahan Pasar Pargarutan Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapsel, Sabtu (12/7) malam.

Selain santunan, ANJA juga memberikan bantuan untuk kebutuhan masjid Al Falah yang diserahkan manajemen PT ANJ Agri diwakli Asisten Manager tangki transit Efendi Nasution kepada nazir mesjid Ihsan Julianto Harahap.

Pimpinan PT ANJ Agri diwakili Asisten Manager tangki transit Efendi Nasution mengatakan, kegiatan ini merupakan program sosial keagamaan ANJA yang dilaksanakan setiap bulan suci ramadan.

Dikatakan, ANJA tidak hanya semata-mata memikirkan keuntungan bisnis belaka, namun juga komit memberikan kontribusi positif kepada masyarakat Tapsel, khususnya kawasan lingkar perusahaan.

“Seluruh kegiatan sosial keagamaan itu merupakan bukti nyata jika ANA peduli dengan masyarakat sekitar, ” katanya.

Sementara Camat Angkola Timur Darwin Dhalimunthe dalam sambutannya menilai, kehadiran ANJA merupakan sebuah rahmat bagi kabupaten Tapsel dan Angkola Timur khususnya.

“Jarang bisa kita dapatkan perusahaan yang benar-benar peduli terhadap masyarakat dan lingkungannya, sehingga wajar jika kiranya kita mengucapkan rasa syukur atas keberadaan ANJA didaerah ini, ” sebutnya.

Sebelumnya tokoh masyarakat Ihsan Julianto Harahap menyampaikan, Serikat Tolong-Menolong (STM) Pargarutan telah melakukan pembinaan keagamaan, sosial kemasyarakatan dan kepemudaan. “Mewakili masyarakat Angkola Timur saya mengucapkan terimakasih, semoga kedepan kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung kepentingan warga dapat lebih ditingkatkan, ” tuturnya.

Baca Juga :  Pendidikan di Tapsel Perlu Pembenahan Dengan Pemerataan Guru

Acara diawali tausyiah oleh Ustad Gazali Siregar yang juga Ketua MUI Kecamatan Angkola Timur dilanjutkan dengan shalat magrib dan berbuka puasa bersama. Hadir dalam acara itu, para staf ANJA Siasi, tokoh masyarakat, pemuda dan ratusan warga setempat. (hih)/(Analisa).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*