Puluhan Hektare Tanaman Padi Di Janji Nauli Kekeringan

(Analisa/emvawari candra sirait) KERING: Tanaman padi baru tanam di Desa Janji Nauli Kecamatan Purbatua kekeringan akibat kurangnya suplai air.

Tarutung, Puluhan hektare tanaman padi di Desa Janji Nauli dan Desa Parsaoran Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mengalami kekeringan, akibat kurangnya suplai air. Padahal padi itu baru ditanam petani.

“Akibat kurangnya air, areal persawahan kekeringan, dan tanaman sudah mulai menguning. Ada puluhan hektare lahan persawahan di sini mengalami hal yang sama,” ujar seorang petani P. Marpaung kepada Analisa, Minggu (19/10).

Dia mengaku, selama ini areal persawahan memang selalu kesulitan mendapatkan suplai air, disebabkan saluran irigasi yang ada hanya ada satu sehingga tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan air keseluruh areal persawahan.

“Di sini hanya ada satu saluran irigasi, yaitu irigasi Sipurik-purik, jadi tidak cukup untuk mengairi areal persawahan yang mencapai puluhan hektar,” ujarnya.

Senada disampaikan petani lain T. Sitompul. Menurutnya, sudah lama masyarakat di dua desa itu bercocok tanam dengan mengharapkan air tadah hujan karena minimnya saluran irigasi.

“Padahal, situasi ini membuat pertumbuhan tanaman selalu terganggu, dan hasilnya tidak produksi, bahkan merugi,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tapanuli Utara, Anggiat Rajagukguk yang dikonfirmasi wartawan mengaku belum mengetahui secara pasti areal persawahan di daerah itu kekeringan, akibat kurangnya sarana irigasi.

Baca Juga :  Isu Perombakan Pejabat Pemko Medan, Camat di Medan CEMAS

“Kalau memang begitu keadaannya, kita akan cek ke lapangan dan bila memang saluran irigasi di desa itu tidak mencukupi untuk mengairi areal persawahan, akan membuat usulan untuk pembangunan saluran irigasi tambahan,”ucapnya. (can)

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*