Pusat Gelontorkan Dana Rp. 20 M – Batu Jomba Mulai Dibenahi

Kondisi jalur Batu Jomba di Kecamatan Sipirok, beberapa waktu lalu. Dan, mulai Mei mendatang, jalur ini akan dibangun dengan biaya sekitar Rp20 miliar.

TAPSEL – Jalur Batu Jomba yang merupakan jalan nasional di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mulai dibenahi pada Mei mendatang. Ini setelah pemerintah pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum (PU) mengalokasikan dana pembangunan sebesar Rp20 miliar.

Kabar gembira ini disampaikan Bupati Tapsel Syahrul Pasaribu, belum lama ini. Menurutnya, kepastian pembangunan jalur Batu Jomba tersebut, setelah ia melakukan pertemuan dengan Dirjend Bina Marga diwakili Direktur Bina Pelaksana Wilayah I Kementrian Pekerjaan Umum Osman Marbun, di Jakarta.

“Insya Allah, pekerjaan pembangunan jalan itu akan dimulai pada tahun ini (2015) dengan anggaran Rp20 miliar lebih,” ujarnya.

Rencananya, panjang jalan yang akan dibangun tersebut hanya satu kilometer dengan dana Rp20 miliar lebih. Jalur sepanjang satu kilometer itu memang rusak parah. Batu Jomba, menjadi perhatian khusus dari pemerintah pusat karena daerah tersebut merupakan patahan gempa, sehingga diperlukan penanganan khusus untuk pembangunan jalan itu.

“Memang, anggaran yang diperuntukkan untuk pembangunannya cukup besar, karena daerah itu merupakan patahan gempa, sehingga banyak teknis yang akan dikaji dan dibangun,” tuturnya.

Menurutnya, pengerjaan jalan tersebut akan langsung dikerjakan paling lambat awal Mei 2015. “Mudah-mudahan pekerjaan dimulai pada Mei mendatang,” katanya.

Baca Juga :  PWI Reformasi Kecam Pernyataan Anggota Dewan

Disebutkan, pembangunan jalur Batu Jomba tersebut tidak terlepas dari usulan melalui surat bersama lima kepala daerah yang ada di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) yang meminta kepada pemerintah pusat untuk pembangunan jalan tersebut.

“Rencana pembangunan jalan itu tentunya membutuhkan perjuangan. Itu lah yang terus kita lakukan, dan tak lepas pula dari surat bersama lima kepala daerah di wilayah Tabagsel yang meliputi, Kabupaten Tapsel, Madina, Palas, Paluta dan Kota Padangsidimpuan, yang kami tanda tangani dan serahkan beberapa waktu lalu tentang usulan pembangunan jalan itu,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Tapsel juga mengimbau masyarakat, agar lebih bersabar menunggu pembangunan tersebut, karena secara khusus lima kepala daerah sudah berusaha maksimal untuk percepatan pembangunan di wilayah Tabagsel tersebut.

Sementara itu, Ketua DPRD Tapsel Rahmat Nasution menegaskan, jalur Batu Jomba harus secepatnya diperbaiki. Sebab, merupakan jalur vital transportasi penghubung antar kota di Pulau Sumatera. “Harus ada perbaikan cepat. Saya menilai, langkah yang dilakukan oleh kepala daerah khususnya Tapsel sudah tepat,” tegasnya. (ran)


METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*