Putra Tabagsel Pulanglah dan Prioritaskan Perbaikan Aek Latong!

Putra daerah asal Tabagsel yang berada di lingkaran pemerintahan, mulai jenderal, anggota legislatif, pengusaha, dan lainnya diimbau pulang kampung dan melihat bagaimana kondisi jalan Aek Latong. Selanjutnya, diharapkan kepedulian masing-masing untuk mencari dan menggalang dana untuk perbaikannya.

Demikian disampaikan aktivis pemerhati Tapsel, Kamaluddin Pane. Menurutnya, jarak antara Kecamatan Sipirok dengan perbatasan Kabupaten Tarutung sekitar 17 kilometer, sementara panjang Aek Latong sekitar 9 kilometer, dan yang mengalami kerusakan parah sekitar 3 kilometer. Kondisi ini sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan tanpa tersentuh pembangunan. “Kesannya diabaikan oleh pemerintah. Padahal jalur ini sangat penting menghubungkan wilayah Tapsel ke Medan dan daerah Sumut lainnya, tapi kita bingung kenapa jalan ini tahun ke tahun selalu dikeluhkan tapi tidak ada pembangunan,” ucapnya.

Ketua GP Ansor Kota Binjai ini menambahkan, sudah terlalu sering jalan ini merenggut korban dan sudah banyak warga yang kehilangan orang-orang yang dicintai. “Saya sedih mendengar kabar, ada bus yang terperosok hingga merenggut 14 nyawa. Siapa yang bisa menghilangkan kesedihan suami kehilangan istri dan anak-anaknya? Sampai kapan akan terus begini?” tanyanya.

Untuk itu dengan segala kerendahan hati, ia meminta seluruh anak bangsa khususnya putra daerah untuk memperhatikan kondisi Aek Latong agar mendapatkan pembangunan atau alternatif lainnya. “Bope gok pejabat na beteng-beteng dan paten-paten sian Tabagsel (Biarpun banyak pejabat yang hebat dan paten dari Tabagsel), tapi kalau tidak punya perhatian, alhasil beginilah ceritanya. Ayo siapa yang peduli, kami minta kepada uda, uwa, tulang, amangboru kami yang anggota DPR-RI, jenderal, pejabat di pemerintah pusat, provinsi dan di mana saja, tolong lihat kalian dulu jalan Aek Latong ini. Perhatikan kalian dan tolong carikan solusi agar jalan ini tidak merenggut nyawa family kita lagi,” pintanya. Sementara itu, Ketua FPD DPRD Psp Khoiruddin Nasution meminta kepada anggota DPR-RI dapil Sumut 2 dan sekitar 12 anggota DPR-RI bermarga asal Tabagsel untuk memperjuangkan agar jalur alternatif  Aek Latong diperjuangkan dalam P-APBN 2011 sehingga jalan ini tidak lagi bermasalah.

Baca Juga :  Palas Mendapat Jatah BSM SD dan SMP 3.991 Siswa

“Untuk itulah koum-koum nami di DPR-RI, untuk memperjuangkan daerahnya, jangan memikirkan yang lain-lain dulu, tolong prioritaskan dulu bagaimana agar anggaran jalur alternatif Aek Latong diperjuangkan,” harapnya. Pendapat serupa juga disampaikan pengamat sosial, Arman Badrisyah Hasibuan. Ia meminta kepada seluruh putra daerah asal Tabagsel untuk pulang kampung dan melihat langsung kondisi Jalan Aek Latong, agar bisa sama-sama dicarikan jalan keluar. “Kita punya banyak perwakilan orang Tabagsel di pusat, ada jenderal, ada anggota DPR-RI, pejabat di pemerintah pusat atau provinsi, mari pulang lihat kampung. Perjuangkan lah agar anggaran mengucur untuk mengatasi persoalan Aek Latong. (phn)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Kita semua turut berduka cita dan prihatin atas kejadian ini..

    kalau bisa Bapak2 anggota DPR/DPRD, tidak usah lagi bicara APBN-2011 baru diperbaiki / Cari Alternatif untuk penyelesaian Aek Latong ini, apa hanya menunggu APBN 2011 solusinya baru bisa memperbaikinya/memindahkan/mencari alternatif pemindahan jalan ini?????
    bisa-bisa nanti di buat bola politik lagi di APBN 2011 yang mengikuti gaya2 lama. Sebagai perwakilan rakyat yang dipercayakan untuk ambil bagian mengurus rakyat, harusnya mencari berbagai solusi lainnya bukan hanya semata-mata mengandalkan APBN 2011. Judul diatas saja harusnya membuat hati para yang namanya anggota DPRD merasa malu mengeluarkan statment-statment terkesan prihatin dan dan menyejukkan.

    TIdak usah tunggu-tunggu APBN 2011, kalau mau bagaimana kalau di Galang saja dananya dari masyarakat peduli dari sekarang sebagai Langkah Awal nyata, entah berapapun dana itu untuk membangun Jalan alternatif/memperbaiki jalan aek latong atau solusi untuk jalan ini. Dan para DPRD / DPR /Perantau dan semua pihak diharapkan bisa memberikan sumbangan dana secara nyata. Dana awal itu akan bisa membantu nantinya pelaksanaan penyelesaiannya apalagi didukung semua pihak, baik DPRD, DPR, PEMDA, Masyarakat Peduli dan tokoh-tokoh masyarakat.
    Berangkali melalui website ini juga bisa difasilitasi pengumpulan dana tersebut…… (ada kalanya kalimat ini bisa dimamfaatkan untuk memajukan masyarakat: “APA YANG BISA KITA PERBUAT UNTUK NEGARA INI, BUKAN APA YANG BISA SAYA DAPATKAN DARI NEGARA INI)”.

    Horas…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*