Putusan PN Padangsidimpuan – Manajer Comrel G-Resources Terbukti Tidak Bersalah

Batangtoru, 3 Juli 2012 – Majelis Hakim dalam perkara tindak pidana pers no. 56/Pid-Sus/2012/PN/Padangsidimpuan, terhadap Manajer Community Relations (Comrel) G-Resources, Stevi Thomas memutuskan bahwa Manajer Community Relations G-Resources, Stevi Thomas terbukti tidak bersalah atas tindak pidana pers sebagaimana didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum.

Putusan dibacakan secara bergantian oleh Majelis Hakim yang terdiri dari LI Simanjuntak, SH., Ralfaldy, SH., W. Panjaitan, SH di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan dan dihadiri oleh terdakwa, jaksa penuntut umum, dan penasehat hukum G-Resources dari Kantor Hukum Hasrul Benny Harahap.

Dalam putusannya, Majelis Hakim menilai bahwa tindakan Manajer Community Relations G-Resources yang meminta jurnalis untuk meninggalkan pertemuan yang bersifat tertutup pada tanggal 10 Agustus 2011, tidak bertentangan dengan Pasal 18 ayat 1 Undang-Undang No 40 tahun 1999 tentang Pers.

Perusahaan menyambut baik putusan ini yang merupakan sebuah upaya penegakan hukum dalam kehidupan pers di Indonesia. Bagi perusahaan, insan pers adalah salah satu pemangku kepentingan dalam industri pertambangan sehingga hubungan yang harmonis dan saling bersinergi akan tetap terus terjalin. Kami menghargai sepenuhnya upaya pers untuk menegakkan iklim kebebasan pers yang profesional, independen dan imparsial dalam perjuangan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh pihak sebagai salah satu aset bangsa yang harus dijaga dan diberdayakan.

G-Resources yakin, dalam kemitraan dengan para pemangku kepentingan, Tambang Emas Martabe akan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan kesejahteraan ekonomi dan sosial kemasyarakatan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Pusat Diminta Perlebaran Jalan Nasional

Kerjasama dan dukungan dari semua unsur pemerintah, masyarakat, akademia, lembaga pemberdayaan, dan media merupakan pendorong untuk semakin memantapkan langkah Tambang Emas Martabe sebagai tambang emas berkelas dunia.

Sekilas Tambang Emas Martabe

Tambang Emas Martabe terletak di sisi barat pulau Sumatera, Kecamatan Batang Toru, Propinsi Sumatera Utara, dengan luas wilayah 1.639 km2, di bawah Kontrak Karya generasi keenam (“CoW”) yang ditandatangani April 1997. Tambang Emas Martabe memiliki sumberdaya 7,86 juta oz emas dan 73,48 juta oz perak dan ditargetkan mulai berproduksi di bulan Juli 2012, dengan kapasitas per tahun sebesar 250.000 oz emas dan 2-3 juta oz perak berbiaya rendah.

Pemegang saham Tambang Emas Martabe adalah G-Resources Group Ltd sebesar 95 persen, dan pemegang 5 persen saham lainnya adalah PT Artha Nugraha Agung, yang 70 persen sahamnya dimiliki Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan 30 persen dimiliki oleh Pemerintah Propinsi Sumatra Utara. Seribu limaratus orang saat ini bekerja di Tambang Emas Martabe, 70% nya direkrut dari masyarakat di sepuluh desa di sekitar tambang. Tambang Emas Martabe mendapat dukungan kuat dari pemerintah pusat, propinsi, dan daerah serta masyarakat di Batang Toru dan sekitarnya.

Martabe akan menjadi standar acuan bagi G-Resources untuk menjalankan bisnisnya di Indonesia dan di wilayah lainnya, dan terus bertumbuh dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja, kelestarian lingkungan, dan pengembangan komunitas. Untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi situs www.g-resources.com. *** (AP-GR)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Murid Kelas I SD Ikuti Lomba Calistung

2 Komentar

  1. Soal si jurnalisnya yunior ego profesi sosial kontrol over action tanpa jaga posisi presisi di batas area publik dengan privat kebablasan bela prestise coba pledoi di institusi yudikatif, `dikeokkan` majelis hakim, boleh dianggap masih wajar. Tokh jam-terbang kinerja profesinya masih bisa dihitung pakai jari. Tapi sisipan akhir tulisan si AP-GR alias Adhi Prathomo Media Relation G-Resources kontak person No. Hp: 08119937…, malah bikin bingung, ini iklan bias atau propaganda sesat?
    Penasarannya, komentar si Soeroenk kok terkesan seperti ibarat kebelet orgasme lantas buru-buru ejakulasi? Mestinya ronde foreplay dulu donk sampai mitra keblinger baru start deep inside penetrasi!
    Iklan pamer kemenangan kebenaran G-Resources via si AP-GR juga tidak completely perfect, masih tersingkap dikit titik-titik kelemhan yang coba dimanipulasi. Seperti pernyataan bahwa ada `dukungan kuat dari masyarakat Bt Toru dan sekitarnya, serta tetap mengutamakan kelestarian lingkungan dan pengembangan komunitas`.
    Perlu dipertegas detil dan rinci apa yang dimaksud dengan kata `masyarakat Bt Toru dan sekitarnya`? Apa cuma masyarakat sekitar desa-desa lingkar tambang thok? Dan masyarakat sekitar desa-desa terkena dampak limbah buangan industri kimia beracun tambang G-Resources mau dianggap tidak ada tidak diakui keberadaan hidup mereka, seperti terbukti di dalam dokumen Amdal nihil tiada tertera tersurat secuil kata pun tak ada disebut masyarakat terkena dampak di Muara Bt Toru?
    Gini ajalah, kita buka-bukaan aja karena masyarakat Muara Bt Toru juga sudah nggak zamannya lagi bisa dibodoh-bodohi. Tanpa saluran limbah, berapa lama dam bendungan TSF mampu tampung tailing? Itulah batas waktu operasional produksi tambang, bisakah selama waktu produksi terbatas itu memberi profit guna kembalikan investasi nilai 6 triliun? Atau masih mau coba cara lobby kompensasi ke segelintir tokoh kunci kombinasi kolaborasi institusi hankam mau main represi?
    Wait and see !

  2. Saya sepakat bahwa Tambang Mas PT. AR layak untuk berproduksi,, Namun bukan berarti dalam operasionalnya harus menghalalkan segala cara termasuk dengan dugaan manipulasi data dalam Andal, RKL dan RPL. Harusnya kalau memang PT. AR sebagai perusahaan berkelas dunia seperti yang disampaikan tentunya harus taat hukum. Kalau memang berani tuntut Pemrakarsa Andal, RKL dan RPL nya dulu donk…. Bravo Apakabar Sidimpuan On line… Kami senantiasa mendukungmu jika tetap berada pada garda terdepan dalam pemajuan bumi Tabagsel.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*