“Quick Count”, Ini Hasil Lengkap 11 Lembaga Survei

JAKARTA,  Tujuh dari 11 lembaga survei yang melakukan hitung cepat atau quick count dalam Pemilu Presiden 2014 menyebut pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai pemenang pemungutan suara.

Sebaliknya, empat lembaga survei lain mendapatkan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebagai pemenang.

Tujuh lembaga survei itu adalah Litbang Kompas, Lingkaran Survei Indonesia, Indikator Politik Indonesia, Populi Center, CSIS, Radio Republik Indonesia, dan Saiful Mujani Research Center.

Sementara itu, empat lembaga survei yang mendapatkan hasil kemenangan bagi Prabowo-Hatta adalah Puskaptis, Indonesia Research Center, Lembaga Survei Nasional, dan Jaringan Suara Indonesia.

Menanggapi hasil hitung cepat, kedua kubu menyatakan masing-masing mereka sebagai pemenang.

Prabowo melakukan sujud syukur di atas lantai karena merasa memenangi pilpres. Sementara itu, Jokowi dan pendukungnya berkumpul di Tugu Proklamasi, Jakarta Timur, merayakan kemenangan versi quick count.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kedua belah pihak untuk saling menahan diri sambil menunggu pengumuman resmi Komisi Pemilihan Umum pada 22 Juli mendatang.

Berikut hasil lengkap kesebelas lembaga survei tersebut:

No   Lembaga SurveiPrabowo-
Hatta
Jokowi-JKSumber
1Populi Center49,0550,95Suara.com
2CSIS48,151,9Liputan6.com
3Litbang Kompas47,6652,33Kompas.com
4Indikator Politik Indonesia47,0552,95Metrotvnews.com
5Lingkaran Survei Indonesia46,4353,37Konferensi pers
6Radio Republik Indonesia47,3252,68Detik.com
7Saiful Mujani Research Center47,0952,91Detik.com
8Puskaptis52,0547,95Viva.co.id
9Indonesia Research Center51,1148,89okezone.com
10Lembaga Survei Nasional50,5649,94Viva.co.id
11Jaringan Suara Indonesia50,1349,87Viva.co.id

/KOMPAS.com —

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Inilah Daftar Korban Gempa Sumatra 8,9 SR

1 Komentar

  1. namanya juga penelitian, bisa saja berbeda hasilnya kalau data populasi sampelnya tidak sama, atau bisa saja data sampel yang diambil kurang atau lebih. Karena ada kalanya dalam penelitian kalau makin banyak sampel yang mewakili maka makin tinggi perbedaan-perbedaan, misalnya dengan metode survey/wawancara langsung, atau sebaliknya, makin kecil data sampel yang diambil dan tempat pengambilan sampel akan mempengaruhi hasil penelitian/quick count, hanya kalau benar pengambilan data dan pengambilan lokasi dalam penelitian, umumnya hasil penelitian lembaga survey ini paling mempunyai tingkat errornya 1 s.d 2 persen…

    Mudah-mudahan masing-masing lembaga survey sadar betul bahwa produk informasi yang dipublikasikan taruhannya adalah integritas lembaga survey, dan ini akan menimbulkan catatan sejarah baru pada lembaga survey sosial.
    menurut info di media Jumlah TPS hampir 480ribuan u pilpres kali ini. Dan dengan data jumlah TPS yang ada lembaga survey umumnya ambil sampel berkisar 2000 s/d 5000 tps. Nah tergantung tps dimana lokasinya nih. Karena jumlah pemilih paling banyak ada di Jawa dan berada di 3 propinsi besar (Jawa Tengah, Jawa barat dan jawa Timur), dan Sumatera berada di SUMUT, Lampung, SUMSEL) dan Sulawesi juga tentunya ada data diambil dari jumlah pemilih dibeberapa propinsi besar.
    Makanya sering disampaikan peneliti, hasil penelitian tidak pernah dijamin mencapai 100% namun umumnya tidak jauh beda dari hasil penelitian jika data sampel yang diambil cukup dan tepat lokasi pengambilan sampelnya.

    Yang pasti, kalau sudah begini situasinya, mending tunggu hasil KPU saja, dan hasil lembaga survey ini baiknya sebagai prainformasi saja agar tidak kaget rakyat kalaupun tiba2 ada yang diluar dugaan… kita percayakan ke KPU saja…. hiduppppp pilpresssssssssssssssss

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*