R-APBD Tapsel 1 Triliun Lebih

Logo_Uang

TAPSEL – DPRD Kabupaten Tapsel mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2015 sebesar Rp 1 Triliun lebih. Pengesahan itu dilakukan melalui rapat paripurna di gedung DPRD Tapsel di komplek Pusat Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Tapsel, Sipirok, Selasa (16/12).

Kepala Bagian Humas Pemkab Tapsel Drs Anwar Efendi Simanungkalit Rabu (17/12) mengatakan, dalam persetujuan bersama DPRD dan Bupati Tapsel tentang rancangan peraturan daerah APBD TA 2015 menjadi peraturan daerah yang disampaikan Sekwan Roddani disebutkan, pendapatan sebesar Rp1.020.022.000.000, belanja Rp1.04.647.208.350, sehingga surplus/defisit Rp27.455.208. 350

“Sedangkan pembiayaan netto sebesar Rp27.445.205.350, terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah Rp36.945.208.350 dan pengeluaran Rp9.500.000.000.

Sebelum pengesahan, seluruh komisi di DPRD Tapsel membacakan pandangan akhir berupa pendapat, saran, masukan bahkan kritikan tentang dimana komisi A dibacakan oleh ketuanya Jumadin Oloan Rambe, komisi B dibacakan oleh ketuanya Ali Adanan Nasution dan komisi C dibacakan oleh sekretarisnya Andes Mar Siregar.

Bupati H Syahrul M Pasaribu SH dalam sambutannya, mengungkapkan terima kasih atas saran, masukan, kritikan dan pendapat, serta melakukan berbagai koreksi untuk penyempurnaan penyusunan R-APBD TA 2015.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, pencapaian R-APBD Tapsel hingga 1 triliun lebih tentunya akan menjadi catatan sejarah. Dan memang selama 4 tahun terakhir grafiknya naik cukup signifikan.

“Konsekuensi dari kenaikan ini, maka program-program yang tertunda akan terlaksana sesuai skala prioritas,” sebutnya.

Baca Juga :  Mengintip Aktivitas Kaum Ibu di Desa Manyabar, Panyabungan

Sementara Ketua DPRD Tapsel H Rahmat Nasution SSos mengatakan, Kabupaten Tapsel dengan R-APBD tahun 2015 yang mencapai 1 triliun lebih, menjadikan Tapsel berada di 5 besar di Sumut. (ran)

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*