Radio di Pasuruan Hapus Lagu-lagu Malaysia, Sebagai Aksi Protes

Protes terhadap Malaysia tak hanya dilakukan dalam bentuk penggalangan massa. Di Kota Pasuruan, sebuah radio menghapus program yang memperdengarkan lagu-lagu Malaysia sebagai wujud protes terhadap perlakuan negeri Jiran kepada Indonesia.

Aksi itu dilakukan radio RDA ’45, Jalan Sunan Ampel 114 Kota Pasuruan. Aksi anti Malaysia digagas langsung oleh Direktur Utamanya, Endro Wicaksono. Ia menilai apa yang dilakukan oleh negeri tetangga itu pada Indonesia sudah keterlaluan. Sementara pemerintah seperti tidak punya keneranian untuk bertindak tegas.

“Sebagai anak bangsa, hanya ini yang bisa salah lakukan untuk menunjukkan nasionalisme,” kata Endro saat berbincang-bincang dengan detiksurabaya.com di kantornya, Sabtu (4/9/2010).

Menurutnya, program yang memperdengarkan lagu-lagu Malaysia itu merupakan program favorit dan punya banyak penggemar. Dengan menghapusnya dia kehilangan banyak profit dari sponsor program yang dengan nama Mulay-Musik Malaysia tersebut.

“Saya bangga melakukannya meskipun dengan menutup program tersebut saya mengalami kerugian yang tidak sedikit,” tegas pria berkuncir tersebut.

Meski begitu dirinya berharap apa yang dilakukan dapat menjadi inspirasi untuk semua anak bangsa. Bahwa harga diri bangsa lebih berharga dari apapun. (fat/fat)

Sumber : http://surabaya.detik.com/read/2010/09/04/091311/1434871/475/radio-di-pasuruan-hapus-lagu-lagu-malaysia-sebagai-aksi-protes?y991101465

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Hasil Akhir Quick Count LSI Denny JA, Jokowi-JK Unggul 6,74%

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*