Radja Nainggolan: Saya Bukan Tentara Bayaran!

Pesepakbola timnas Belgia yang juga pemain dari tim Cagliari, Radja Nainggolan. TEMPO/Seto Wardhana

TEMPO.CO, Jakarta – Pemain gelandang Cagliari keturunan Indonesia, Radja Nainggolan, membalas kritikan penggemar yang menyebut dirinya sebagai tentara bayaran. Pemain internasional Belgia itu mengaku tidak terima disebut sebagai pemain mata duitan.

Performa impresif Nainggolan dalam dua musim terakhir mengundang minat klub-klub besar Eropa. Nainggolan dikabarkan bakal meninggalkan Cagliari pada musim panas ini. Inter Milan dan Tottenham Hotspur sangat tertarik memakai jasa pemain berusia 25 tahun itu.

Kian santernya isu transfer Nainggolan membuat seorang penggemar marah besar. Fans tersebut kemudian menyebut Nainggolan sebagai pemain mata duitan di akun Facebook mantan pemain Piacenza itu.

“Saya tidak mengerti komentar Anda. Selama di Cagliari, saya akan selalu memberikan segalanya untuk kaus ini. Saya telah dikaitkan dengan banyak tim. Namun, sebelum pergi, saya sudah disebut tentara bayaran? Di mana logikanya? Jangan lupa bahwa saya sudah menolak banyak tim penting. Saya tidak terima disebut tentara bayaran,” tulis Nainggolan di akun Facebook miliknya seperti dilansir Football Italia, Selasa, 18 Juni 2013.

Sejak musim lalu, Nainggolan menjadi incaran klub papan atas Seri A Italia seperti Juventus dan AC Milan. Nainggolan sendiri kini tengah berada di Indonesia, tanah kelahiran ayahnya. Di Indonesia, Nainggolan melakoni coaching clinic dan tampil dalam laga persahabatan melawan timnas Indonesia U-23, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu, 19 Juni 2013

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  DPRD Palas minta penjelasan pengadaan mobil dinas

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*