Raffi Ahmad Ditetapkan Jadi Tersangka

TEMPO.CO, Jakarta – Badan Narkotika Nasional menetapkan Raffi Ahmad sebagai tersangka dalam kasus pesta narkoba yang dilakukan di rumahnya. Ahad, 27 Januari 2013, Raffi bersama 16 orang lain digerebek di rumahnya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

“Ia dijerat pasal berlapis,” ujar Humas BNN, Sumirat Dwiyanto, dalam konferensi pers, Jumat, 1 Februari 2013. Raffi akan dijerat Undang-Undang 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 111 ayat 1 junto pasal 132, 133, 127.

Raffi disangka menguasai 14 butir narkotik jenis metinon dan dua linting ganja. “Ancaman hukumannya 4-12 tahun,” ujarnya.

BNN menetapkan status Raffi setelah diperiksa selama 5×24 jam dengan melibatkan pemeriksaan lab, keterangan saksi, dan saksi ahli. BNN menetapkan tujuh terperiksa lainnya dalam kasus ini sebagai tersangka.

Enam orang lain ditetapkan menjadi tersangka dengan jeratan pasal 127. “Ditetapkan sebagai pengguna,” ujar Sumirat. Selama proses hukum, para tersangka ini akan ditempatkan di pusat rehabilitasi BNN, di Lido, Bogor.

Satu orang lain, UW, yang negatif menggunakan tiga jenis narkotik yang digunakan Raffi cs, juga ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 131 karena mengetahui kejadian itu. Namun, atas jaminan keluarga, ia tidak ditahan. “Karena ancamannya pun cuma 1 tahun,” ujar Sumirat.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Konser Guns N' Roses di Jakarta Akan Menjadi Konser Outdoor Terbesar Selama 2012

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*