Raibnya Ribuan Ton Pupuk Bersubsidi di Labuhanbatu Dilaporkan ke Wabup

Tim investigasi gabungan LSM dan wartawan media cetak yang dikoordinatori Zainuddin Hasibuan (Zai) Jumaat (5/11), melaporkan hasil temuan tim, terkait pupuk bersubsidi sebanyak 111.55,ton yang disinyalir tidak disalurkan kepada kelompok tani di tiga Desa sekecamatan Bilah Barat kepada wakil Bupati Labuhanbatu Suhari Pane Sip.

Dalam laporannya, Zai memaparkan bahwa sejak Maret hingga Mei 2010 kelompok tani di Tiga Desa yakni, Desa Bandar Kumbul, Desa Sibargot dan Desa Janji , masing-masing kelompok tani telah membuat Rencana Definitive Kebutuhan kelompok (RDKK) untuk diusulkan agar dapat di berikan pupuk sesuai kebutuhan.

Namun hingga masa panen para kelompok tani tersebut tidak memperoleh pupuk yang diharapkan dari kios panyalur pupuk bersubsidi UD.Cahaya Mulia Tani (CMT) yang telah dihunjuk dari pihak distributor.

Akibat tidak disalurkannya pupuk bersubsidi itu maka para petani melaporkan hal tersebut kepada Tim Investigasi LSM dan Wartawan. “Setelah kami turun ke lapangan satu minggu lamanya untuk mencari data dan menelusuri informasi, maka hasilnya kami limpahkan ke bagian perekonomian hasil temuan itu,” terang Zai kepada wakil bupati.  Ironisnya, sambung Zai, setelah diperiksa para kelompok tani dan pemilik kios penyalur pupuk UD CMT (Robert Bangun) pada Kamis (28/10) lalu, hingga hari ini belum juga dapat memberikan hasil pemeriksaan itu kepada mereka.

Saat dikonfirmasi, Kabag Perekonomian Gargaran Siregar Jumat (5/11) melalui telefon selulernya yang dibalas dengan SMS ‘Ok, Pak Zai kita belum bisa, kita simpulkan hasil pemeriksaan yang lima poktan karena belum kita periksa PPL dan masih ada dua poktan lagi serta kios Cahaya Mulia Tani (CMT) belum rampung. Dan sudah kita rencanakan lanjutan pemeriksaan minggu depan, Saya lagi tugas ke Medan, trim’s” jawabnya dari seberang sana melalui SMS.

Baca Juga :  Tangkap Ketua DPRD Tapteng - Diduga Terlibat Kasus Kepemilikan Rotan Tanpa Izin

Menanggapi hal ini Wakil Bupati Labuhanbatu Suhari Pane.SiP akan mengecek terlebih dahulu hasil pemeriksaan terhadap para kelompok tani dan pemeriksaan terhadap Robert Bangun sebagai pemilik kios penyalur pupuk bersubsidi UD Cahaya Mulia Tani (CMT) yang dilakukan oleh kabag Perekonomian Gargaran Siregar SE. (inimedanbung.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*