Raih 48,8%, SARASI unggul Sementara di Tapsel

P.SIDIMPUAN – Pasangan calon bupati-calon wakil bupati Tapanuli Selatan No 4, Syahrul M Pasaribu–Aldinz Rapolo Siregar (SARASI), unggul sementara pada pemilihan kepala daerah (pilkada).

Berdasarkan data di pusat tabulasi suara pasangan, Syahrul Rapolo Siregar (SARASI) dan real qount DPD Partai Golkar Tapsel dari sekira 44.000 suara yang masuk, pasangan SARASI unggul dengan raihan persentase suara 48,8 persen.

Disusul pasangan No 3, Andar-Badjora (ADAB) 35,8 persen, kemudian No 5, Ongku PH-Affan Siregar (HORAS) 17,2 persen. Pasangan No 1, Syahlan-Syamsul, 1,5 persen, No 2, Sarbaini-Hotmatua, 1,04 persen, dan No 6, Mustafa Nauli-Baleman Siregar, 0,86 persen.

Di Batang Angkola, dari tiga TPS di desa Sitampa Simatoras, pasangan calon No 1, Syahlan Rivai Dalimunthe – Syamsul Anwar Harahap meraih 232 suara. No 2 Sarbaini Harahap – Hotmatua Rambe (0 suara), No 3 Andar Amin Harahap – Badjora M Siregar (87 suara).

No 4 Syahrul M Pasaribu – Aldinz Rapolo Siregar (289 suara), No.5 Ongku P Hasibuan – Affan Siregar (117 suara), No  Mustafa Nauli Harahap – Baleman P Siregar (1 suara). Untuk diketahui, pada Pilkada Tapsel 2005 lalu, di desa ini pasangan Ongku P Hasibuan – Aldinz Rapolo unggul telak hingga 98 persen.

Dari 4 TPS di desa Hurase, No 1 (4 suara), No 2 (1), No 3 (186), No 4 (255), No 5 (139), No 6 (2). Di desa Baringin, No 1 (2), No 2 (0), No 3 (66), No 4 (137), No 5 (46), No 6 (0). Di desa Sibulele, No 1 (1), No 2 (5), No 3 (88), No 4 (93), No 5 (35), No 6 (1).

Di Angkola Barat, data dari 9 TPS di kelurahan Sitinjak sebagai ibukota kecamatan, No.1 (7), No.2 (60), No.3 (452), No.4 (622), No.5 (191), No.6 (7). Di Kec. Batang Toru, data dari 17 TPS di 9 Desa, No.1 (55), No.2 (46), No.3 (998), No.4 (2874), No.5 (992), No.6 (156).

Di Kec. Marancar , data dari 5 TPS di 3 desa, No.1 (3), No.2 (3), No.3 (264), No.4 (547), No.5 (65), No.6 (2). Di Kec. Muara Batang Toru di Desa Muara Opu sebagai satu-satunya wilayah laut Tapsel, No.1 (1), No.2 (0), No.3 (32), No.4 (102), No.5 (62), No.6 (0).

Di Kec. Angkola Timur, data sementara di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), No.1 (173), No.2 (151), No.3 (3392), No.4 (4444), No.5 (1759), No.6 (31). Di Kec. Sipirok, Desa Paran Dolok Mardomu di TPS tempat O Parmonangan Hasibuan dan Mariana Lubis terdaftar sebagai pemilih namun dicoret karena dianggap bukan warga setempat, No.1 (0), No.2 (0), No.3 (18), No.4 (85), No.5 (31), No.6 (1).

Di TPS 2 Pasar Sipirok, No.1 (0), No.2 (0), No.3 (67), No.4 (158), No.5 (22), No.6 (3). Di dua TPS Desa Sialaman No.1 (2), No.2 (0), No.3 (4), No.4 (108), No.5 (117), No.6 (0). Di Kec. Arse, data sementara dari PPK, No.1 (4), No.2 (5), No.3 (1268), No.4 (1515), No.5 (587), No.6 (4).

Berdasarkan data itu, pasangan Syahrul M Pasaribu – Aldinz Rapolo Siregar (SARASI) yang diusung Partai Golkar, PPP, PAN, PNI Marhaenis, dan PPPI, unggul sementara dibanding lima calon lainnya. Kemungkinan besar pilkada Tapsel ini hanya berlangsung satu putaran.

Sumber: www.waspada.co.id

Hitung Cepat Panwaslukada Tapsel, SARASI Unggul Sementara

Kamis, 13 Mei 2010

TAPSEL-METRO; Perhitungan cepat di pusat informasi Panitia Pengawas Pemilukada (Panwaslukada) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), hingga Rabu (12/5) malam sekira pukul 19.30 WIB, pasangan nomor urut 4, Syahrul Martua Pasaribu-Aldinz Rapolo Siregar (SARASI) unggul jauh dari lima pasangan calon lainnya. Dari sekitar 16 ribuan suara yang telah dihitung, SARASI meraih 7.900 suara atau hampir 50 persen.

Ketua Panwaslukada Tapsel Bermawi Siregar SH kepada METRO, Rabu (12/5) menuturkan, dari hasil hitung cepat yang dilakukan Panwaslukada di pusat informasi di Sekretariat Panwaslukada Tapsel, Sadabuan, Kota Padangsidimpuan (Psp), untuk sementara pasangan nomor 4, SARASI di posisi teratas dengan meraih 7.900 suara. Disusul pasangan nomor 3, Andar Amin Harahap-dr Badjora Siregar (ADAB) dengan perolehan 4.800 suara.

Di posisi ketiga, pasangan nomor 5, Ongku P Hasibuan-Affan Siregar (HORAS), yang meraih 3.950 suara. Sedangkan tiga pasangan lainnya masih belum diketahui hasilnya, dikarenakan ketiga pasangan ini perolehan suaranya sangat sedikit.

Namun ditambahkannya, hasil ini baru perlohan suara sementara dan masih belum seluruhnya dihitung. Sementara hasil pastinya, akan diumumkan oleh KPU Tapsel dua hari mendatang. ” DPT kita kan sebanyak 175.076 suara, dengan jumlah TPS ada 622 TPS. Jadi hasil ini masih perhitungan kami untuk sementara,” pungkasnya.

Sementara itu di Kelurahan Sitinjak, Kecamatan Angkola Barat, pasangan nomor 4, SARASI sementara memimpin. Disusul pasangan nomor 3, ADAB. Sedangkan pasangan nomor 5, HORAS berada di posisi ketiga. Jumlah pemilih sekitar 1.700 orang, dari keseluruhan DPT untuk Kecamatan Angkola Barat sebanyak 25.771 pemilih.

SARASI Sementara Raih 20.393 Suara

Hasil perolehan suara sementara Pemilukada Tapsel oleh tim pemenangan pasangan cabup dan cawabup nomor urut 4, Syahrul Martua Pasaribu-Aldinz Rapolo Siregar (SARASI) di pusat data pasangan SARASI di DPD Partai Golkar Tapsel, Jalan Ade Irma Suryani Psp, hingga Rabu (12/5) sekira pukul 17.30 WIB, dari 46.060 suara yang masuk ke pusat data (DPT Tapsel 175.076 pemilih, red), SARASI unggul sementara dengan meraih 20.393 suara atau 44,27 persen.

Kemudian disusul pasangan nomor urut 3, Andar Amin Harahap-dr Badjora Siregar (ADAB) sebanyak 16.562 suara atau 35,96 persen.

Pasangan nomor urut 5, Ongku P Hasibuan-Affan Siregar (HORAS) di posisi ketiga dengan raihan 7.588 suara atau 16,47 persen.

Diikuti pasangan nomor urut 2, Syarbaini Harahap-Hotmatua Rambe (SAHATA) dengan perolehan 621 suara atau 1,35 persen.

Pasangan nomor urut 1, Syahlan Rivai Dalimunthe-Syamsul Harahap (HANDAL) meraih 571 suara atau 1,24 persen. Sementara tempat terakhir, pasangan nomor urut 6, Mustafa Nauli Harahap-Baleman Siregar (Nauli Basa) dengan peraihan 325 suara atau 0,70 persen.

Di kampung halaman Syahrul Pasaribu di Kecamatan Marancar, dari total suara yang masuk ke pusat data yaitu sebanyak 5.700 suara (DPT-nya sebanyak 6.262 pemilih, red) SARASI unggul telak dengan perolehan 3.756 suara atau 65,89 persen.

Disusul ADAB yang meraih 1.053 suara atau 18.47 persen, HORAS meraih 867 suara atau 15,21 persen, SAHATA 13 suara atau 0,23 persen, HANDAL 9 suara atau 0,16 persen, dan Nauli Basa meraih 2 suara atau 0,03 persen.

Ketua DPD PAN Tapsel, Naswardi Sialoho sebagai Wakil Ketua Tim Pemenangan SARASI Kabupaten Tapsel menuturkan, berdasarkan perolehan suara sementara yakni SARASI unggul adalah bukti kemenangan rakyat dan kemenangan bersama. Sebab tanpa dukungan masyarakat, SARASI tidak akan unggul.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat terhadap SARASI. Semoga SARASI menang dan ke depan amanah yang diberikan dapat diemban demi memajukan daerah dan menyejahterkan rakyat Tapsel ke arah yang lebih baik dan maju,” ucapnya terharu kepada wartawan, Rabu (12/5) sore. (phn/neo)Jumat, Diupayakan Pleno Penetapan Calon Terpilih

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Mustar Edi Hutasuhut SH menegaskan, proses pemungutan suara Pemilukada Tapsel di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Tapsel berjalan baik tanpa ada satupun hambatan yang mengganggu jalannya proses pemungutan suara.

“Pemilukada berjalan baik dan lancar,” ujar Mustar Edi melalui telepon selulernya, Rabu (12/5) sore sekira pukul 17.45 WIB.

Disinggung waktu dan tahapan perhitungan perolehan suara sah setiap pasangan calon di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan KPU, Mustar menjelaskan, di tingkat PPK dimulai Rabu (12/5) sampai Jumat (14/5). Sedangkan di tingkat KPU tanggal 14 Mei sampai 16 Mei. “Kita upayakan bisa selesai secepatnya. Kalau bisa Jumat (14/5), kami sudah pleno penetapan pasangan calon terpilih,” ungkapnya mengakhiri.

Panwaslukada Belum Temukan Pelanggaran

Ketua Panitia Pengawas Pemilukada (Panwaslukada) Tapsel Bermawi Siregar kepada METRO, Selasa (12/5) mengatakan, di hari pencoblosan dan perhitungan suara hingga sekira pukul 17.00 WIB, belum ada ditemukan pelanggaran. Ini sesuai pantauan yang dilakukan Panwas di lapangan ataupun laporan dari Panwas lapangan.

Diutarakan Bermawi, mengenai pengaduan tim HORAS yang menyebutkan adanya dugaan praktik uang di Desa Sihuik-Huik, Kecamatan Angkola Selatan, Panwaslukada Tapsel akan merapatkannya melalui pleno dengan anggotanya untuk selanjutnya hasil dari pleno tersebut akan menjadi tindak lanjut selanjutnya.

“Hasil pleno nanti kita belum tahulah, tergantung bagaimana analisis kita. Kalau memang ada kita temukan tindak pelanggaran, bisa kita teruskan ke pihak penyidik. Mengenai bukti-bukti laporan masyarakat ke Panwaslukada Kecamatan Angkola Selatan akan diserahkan ke kita, apalagi kita sudah surati Panwaslukada kecamatan untuk segera menyerahkan bukti yang dilaporkan masyarakat ke panwas kecamatan,” jelasnya.

Sulit untuk Menang

Sementara itu Calon Wakil Bupati Tapsel dari jalur perseorangan, Hotma Tua Rambe yang berpasangan dengan Syarbaini kepada METRO, Selasa (12/5) usai memilih di TPS 2, Kelurahan Sitinjak, Kecamatan Angkola Barat, dengan nada sedih menyebutkan calon yang tidak memiliki uang sangat sulit untuk menang. “Kita yang tidak punya uang, mana bisa menang,” ujarnya. (neo/phn)

Sumber: www.metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

28 Komentar

  1. KALAH LEBIH TERHORMAT DARIPADA MENANG TAPI CURANG
    Saya hormat kepada Bapak Ir.Ongku P.Hasibuan,MM. sebagai calon Incumbent tetapi tidak mau berbuat curang dalam pemilukada , karena Jabatan Bupati bukanlah tujuan utama beliau, TAPI tujuan utama beliau jadi Bupati adalah membangun Tapsel yang meliputi Insfratruktur, Birokrasi yang bersih, Budaya yang religius dan meningkatkan perekonomian untuk kesejahtraan rakyat yang merata dan berkeadilan.
    Tapi Sangat disayangkan BUPATI TAPSEL Ir.ONGKU P.HASIBUAN,MM” PENERIMA UPAKARTI dari Presiden RI ” atas keberhasilannya sebagai pemimpin Tapsel yang diakui secara Nasional, tidak diberi kesempatan melanjutkan Pondasi pembangunan Tapsel yang telah beliau ukir selama 5 tahun, hanya karena Rp.100rb-Rp.200rb sebagian masyarakat Tapsel telah menghianati hatinuraninya memilih pasangan yang telah memberikan uang.
    Kemampuan, kejujuran dan kerendahan hati Ir.Ongku P. Hasibuan,MM. telah diakui di tingkat Nasional bahkan di Eropah Tapi di Tapsel beliau harus tersingkir karena kokoh pada pendirian mengikuti mengikuti hatinuraninya untuk tidak melakukan politik uang.

  2. Hentikan perdebatan. kita lihat hasil Keputusan MK nanti. jangan menjadi MK-MKan. lah. satu yang perlu kita harapkan. Pembangunan TAPSEL harus berlanjut, pemimpin yang terpilih harus visioner dan peduli rakyat tanpa pandang buluh dan anti KKN. selamat bagi yang terpilih sekaligus selamat menghadapi gugatan.

  3. INTINYA: KAIN SARUNG+Rp.50.000 = NASIB RAKYAT TAPSEL 5 THN KEDEPAN!!!!!
    setau saya prinsip masyarakat TAPSEL “Sanga ise pe namonang nangge adong labona diau, yang penting ise namangalehen epeng i naupili”
    Benar2 mata masyarakat Tapsel telah dibutakan. BORATTTTDOOOOO!!!!

  4. SIAPA SIH YG GAK PERLU DUIT? MEMANG SEMUANYA PERLU DUIT. TP ANDA COBA TANYA HATI NURANI ANDA SEMUA, LEBIH PENTING UANG YG HANYA BS DIGUNAKAN JANGKA PENDEK ATAU KESEJAHTERAAN MASYARAKAT TAPSEL DALAM JANGKA PANJANG YANG SEBENARNYA DIPERLUKAN. YANG PASTI JGN PERNAH MENGAJARI MASYARAKAT MENJADI BODOH, KENAPA TDK DIJADIKAN MANDIRI TANPA ADANYA MONEY POLITIC. KITA BS CONTOH BALI YG AGAMANYA MAYORITAS HINDU SAJA BISA BERSIH DARI MONEY POLITIC DISETIAP PILKADANYA. MENGAPA TAPSEL YG KONONNYA BERAGAMA ISLAM TDK DPT MENCERMINKAN DIRINYA SESUAI AJARAN AGAMA. INTINYA BIAR BAGAIMANAPUN MONEY POLITIC HANYA AKAN MERUSAK MORAL SELURUH RAKYAT!!!!!!!!!

  5. Kalah menang itu biasa, semoga yang menang dapat melanjutkan kebijakan yang baik dari pendahulunya dan memperbaiki kekurangannya,
    Kalah menang itu masalah politik, yang menang belum tentu yang terbaik dan yang kalah belum tentu tidak baik, biarlah waktu yang menentukan siapa yang terbaik.

  6. @.Simarlelan. Setuju sekali, pendapat anda emang top dech…… saluuuuuuuttttttt…………

  7. @.,TO ALL,. “BODOH” itu banyak penjabarannya,; 1.Punya ilmu tapi tak bisa memamfaatkannya itu bodoh. 2.Punya harta tapi tak dapat mengelola n’ mengembangkannya itu bodoh. 3.Berkoar-koar tanpa tujuan yg jelas itu bodoh. 4.Menghalalkan segala cara demi menarik simpati orang itu bodoh. 5.Melanggar undang-undang untuk meraih sesuatu itu bodoh 6.Tidak mentaati norma-norma AGAMA itu bodoh. 7.Berpolitik yg tidak pada jalan undang-undang yg ada, termasuk MONEY POLITIK baik yg memberi dan yg menerima itu bodoh. 8.Berbohong untuk tujuan n’ kepentingan sendiri itu bodoh. 9.Membela ketidak adilan yg menyangkut orang banyak itu bodoh. 10.Memilih pimpinan tanpa mempelajari trek rekortnya itu bodoh. 11. Memilih pemimpin yg kita tau bagaimana trek rekort-nya tapi tetap dipilih karena sesuatu imbalan yg diberikan itu bodoh. dan masih banyak lagi penjabarannya yang tidak bisa kita jelaskan semua, hanya hati nurani kita lah yang tau salah benarnya. Nah…. apakah anda atau masyarakat TAPSEL termasuk golongan tersebut…….. hanya anda-anda semua yang bisa menjawabnya. hamu maia nabisa manjawab sudena kamben, naloak do napistar do hita sude…… WASSALAM……

  8. @andika pangundian,yg perlu dipertanyakan status itu adalah anda,kalau memang anda rakyat yg prihatin atas perkembangan daerah ini anda tidak akan mempersoalkan siapa saya walau saya mengatas namakan suara rakyat,berpolitik?,saya rasa andalah yg mempunyai sangkut paut dengan politik ,atau anda termasuk salah satu orang yg menghalalkan segala cara demi kepuasan bathin anda sendiri…,yg jelas dari komentar anda anda bukanlah orang TAPSEL yg tahu karakter masyarakat TAPSEL bagaimana ,dan yg perlu anda ketahui ,siapapun yg menjabat sebagai orang nomor satu di TAPSEL itu tdk ada pengaruhnya terhadap diri pribadi saya,tapi perlu anda renungin,apakah anda sebagai warga yg baik dan yg jujur merasa bangga atas kemenangan yg terjadi….?,kapan lagi kita mengubah prinsif money is the fower …utk suatu jabatan….

  9. hmm..setahu saya masyarakat Tapanuli selatan itu bertata kata sopan dan lemah lembut…@to Suara rakyat TAP_SEL. dari nama anda seakan-akan anda membawa aspirasi masyarakat TAP-SEL jangan berlindung di belakang masyarakat banyak..ayo dong tunjukkan kalau Orang TAP-Sel itu bukanlah PECUNDANG.(maksud saya anda)…Siapa anda sebenarnya??…..apakah anda punya “niat “tertentu terhadap hasil Pilkada yang sekarang!!!…dari tadi anda selalu mengatasnamakan masyarakat TAP-SEL….Rakyat TAP-SEL tidak tahu berpolitiklah..apalah…yang bego itu sebenarnya ANDA..bukan rakyat TAP-SEL….

  10. Ha ha ha SELAMAT buat yg terpilih… Politik Hepeng atau apa namanya MUNGKIN SEMUA juga berbuat tapi bajunya lain.. ada langsung hepeng ada hadiah ada bibit ada bangun desa dlll tapi yang jelas MAMPU gak membawa perubahan yg siqnifikan bagi TAPSEL , coba tunjukkan KEMAMPUAN MU wahaiii BUAPTI terpilih siap kan kontrak politikmua secara Formal kelak saya mau ikut jadi penilai utk evaluasi KINERJA nya

  11. @.Onni. hahaha……. sipirok belum ada apa-apanya, pendapatan daerahnya juga gak tuh……., tambang mas, perkebunan n’ hasil hutan itu diKEC.Batang Toru……., hehe….., sipirok……. kecil laitu, paling juga hasil dari BATANG TORU ntar yg bangun sipirok. Jangan asal nyerocos tapi gak betul faktanya, seperti tak ber pendidikan aja anda ini……

  12. wah comentnya..panas…ya….bagi pasangan yang di prediksi menang selamat ya…soal dia itu money politic biar nanti yang berwenang yang memutuskan…..dan bagi yang di prediksi kalah..tetap semangat …

  13. @.Omdin. Anda salah, rakyat TAPSEL samasekali tidak mengerti politik, malah diajarin supaya tetap bodoh,dan para pasangan2 yg sangat pintar2 dan yg mempunyai harta yg berlimpah ,sangat pintar, yg dapat mengerti rakyat yg sangat miskin dan kelaparan yg menilai uang adalah segalanya,untuk itu selamat buat pasangan yg pintar tersebut yg mengajari rakyat bodoh ini dengan harta2 yg berlimpah yg mereka punya. Saluttttt…, politik yg sangat-sangat tidak terhormat bagi pasangan kandidat tersebut

  14. @. alak dison,semua orang juga tau apa sich yg ngak mungkin bisa terjadi ,yaiyalah khan sudah hal lumrah di perpolitikan uang mengatur segalanya…..,anda termasuk golongan orang yg menghalalkan segala cara demi kepuasan sendiri,dan patut anda ketahui orang2 seperti andalah yg patut di berantas ,money politik?,saksi,anda katakan hal yg di ungkit sesudah pilkada ,wow anda betul……,tapi mungkin apabila panutan anda kalah mungkin hal serupa juga akan terjadi,sarasi menang itu yg terjadi….,tapi patutkah kita sebagai warga yg baik dan yg menginginkan keadilan dan kepemimpinan yg benar ,bangga atas kemenangan tersebut…….,hanya anda sendiri yg bisa menjawab hal tersebut….,tapi bagi kami rakyat biasa tdk cukup bangga ,tetapi merasa jijik………

  15. @. kandidat SARASI,apabila nanti memang menjabat ,mohon diperhatikan pelajar yg sudah dapat beasiswa yg dikirim keluar negeri dan dalam negeri yg dibiayai pemda TAPSEL harap dilanjutkan jangan kandas di tengah jalan ,karena itu salah satu program pemerintah yg sangat bagus dan harus dipertahankan ,serta pengembangan salak ,tenun sipirok dan yg lain2 juga harus tetap dijalankan ,itu termasuk program yg sangat brillian untuk perkembangan TAPSEL yg selama ini tidak ada satupun dari tapsel yg dapat dibanggakan ,baru 5 tahun ini ada yg dapat dibanggakan dari TAPSEL dikepemimpinan H.ONGKU PARMONANGAN HSB,yg sayangnya kandas ditengah jalan akibat kekuatan uang semata,kami dari para mahasiswa TAPSEL mengharapkan kepemimpinan yg akan datang tidak kalah pintar dari kepemimpinan yg baru saja lengser,dan kami menginginkan kepemimpinan yg bersih.

  16. to@ suara rakyat TAP-SEL …., kok ndak masuk akal anda bilang SIPIROK jadi IBUKOTA TAPSEL karena MENDAGRI dah memutuskan… lho apa yang ndak mungkin di INDONESIA ini bung…. apalagi keputusan itu cuma di atas kertas……,

    soal pendapat anda “sarasi bagi kain sarung dan duit di seluruh wilayah tap-sel, bukti ada, yaitu; photo,rekaman video, kain sarung yg ada cap sarasi, uang diamplop dan 117 saksi hidup. termasuk panwas yg jelas mendukung mereka.”

    ha… ha… itu cuma embel… embel… habis PEMILU…. kayak anda ndak pernah ikuti pemilu di INDONESIA saja…. bung

    sudahlah….. kita lihat saja perkembangannya….

  17. @..alak dison,oh ya soal adeknya yg sakit hati udah ditanya belum?sakit hati gara2 apa yah…kalau ngak bermutu jelas aja ngak kepake,makanya kalau mau jadi pns jangan modal S1 doang tapi ngak ada isinya ,itu namanya sejajar dengan anak SD,lagian yg rugi bukannya siapa2 tapi rakyat ,yg dipimpin orang ngak mutu kayak…..tau sendirikan,jangan modal uang doang tapi ngak ada ilmunya ,anak kecil juga bisa bagi2 duit dan mengumbar janji manis tapi bulshitt,mending kalah tapi terhormat ,salutttttttttt kapan lagi rakyat diajari ke jalan yg benar walaupun pahit sekalipun………………………………………..peace

  18. @. ALAK DISON. Pendapat yg salah, dan fitnah, lucunya saya ingat waktu sarasi kampaye disipirok; katanya mau mindahin ibu kota TAP-SEL kesipirok, sementara MENDAGRI sudah memutuskan pusat ibukota TAP-SEL ditolang parsabolas,. apa mungkin yg sudah disahkan PEMERINTAH tepatnya MENDAGRI bisa dirubah oleh para kandidat sarasi. gak masuk akal…. hahaha…. berarti berbohong. apa lagi sudah menjabat nantinya, rakyat dikibulin terus dong……. hahaiii…….

  19. gak usah saling tuding, sarasi bagi kain sarung dan duit di seluruh wilayah tap-sel, bukti ada, yaitu; photo,rekaman video, kain sarung yg ada cap sarasi, uang diamplop dan 117 saksi hidup. termasuk panwas yg jelas mendukung mereka. jadi jangan merasa menang dulu sarasi yg tehormat. tunggu tanggal mainnya aja. OK…….

  20. @bang daeng….. ah… ndak usah dimasukin hati…. ah…. cuma apresisi aza soale… adik saya (PNS) juga pernah jadi korban beliau itu… jadi saya ikut-ikutan pantau dan begitu lewat berita ini kalau beliau suaranya anjlok… yang senang dong…. he… he…. sorry…. terlalu agrresif… salam

  21. @alak dison…. ? jang begitulah…. bang walaupun beliau tak menang lagi tapi khan masih layak kita hormati…… (bercanda sih…??? boleh)

  22. ha… ha… lagi ngapain yah si Ongku sekarang….. pusing yah…. kaciaaaaannnnnn…. eh malah bikin cerita kalau ada MONEY POLITIC… TAK tahunya mereka yang Money Politic ….

  23. ini bukti kalau rakyat TAPSEL dah mengerti POLITIK dan tak bisa di bodohi serta ingin maju… SELAMAT BUAT PASANGAN SARASI

  24. yah kan lapangan cerita bahwa pasangan serasi layak memimpin tap-sel, saya yakin roda perekonomian tapsel dengan ibu kota sipirok akan berkembang dengan potensi alam yang cukup banyak, wisata, tambang mas, panas bumi semoga ini semuanya akan membawa masyakat akan sejahtera. saya yakin pak syahrul pasaribu punya cara yang brilian untuk merobah potensi itu menjadi nilai tambah yang cukup besar bagi peningkatan taraf hidup masyarakat tapanuli selatan selamat SERASI BERJAYA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*