Rambin Direhab, Masyarakat Nyaman Menyeberang

SIPIROK-Dengan direhablitasinya jembatan gantung (rambin) yang melintang di atas Aek (sungai) Batang Ilung, sekitar 250 KK masyarakat di 4 dusun dari Desa Panaungan dan Pargarutan, Kecamatan Sipirok, Tapsel di seberang sungai merasa lebih nyaman untuk melintas.

Selama 3 tahun terakhir, kondisi rambin telah mengalami kerusakan khususnya bagian lantai. Kondisi ini kerab mengancam nyawa pengguna model tranportasi masyarakat terpencil itu. Seorang warga Mara Syahim Harahap (50) atau biasa disapa Toke Salese menyampaikan rasa terimakasihnya kepada NNBS dan rombongan lainnya yang telah mengadakan bakti sosial merehab rambin atau jembatan gantung Sungai Batang Ilung.

“Jembatan ini satu-satunya akses ke wilayah kami. Anak-anak kami berangkat ke sekolah melalui jembatan tersebut. Sebelumnya kondisi jembatan tersebut sangat memprihatinkan sehingga kami selalu cemas ketika anak-anak berangkat ke sekolah. Sekarang Alhamdulillah, kami sudah tenang melihat anak kami berangkat ke sekolah,” ucap Toke Salese.

Ketua NNBS Faisal Reza Pardede mengatakan, keinginan berbuat dan menunjukkan bakti sosial di tengah masyarakat, awalnya didasari rasa keprihatinan setelah melihat kondisi mode tranportasi masyarakat di wilayah terpencil yang tajk kunjung mendapat perhatian.

Padahal, wilayah tersebut menyimpan banyak potensi untuk meningkatkan ekonomi dari sektor pertanian terutama hasil bumi yang cukup berlimpah saat ini. “Bakti sosial NNBS bukan solusi instan mengatasi keadaan. Saya harap, dengan selesainya perbaikan jembatan gantung ini masyarakat aman melintasi,” pungkasnya. (ran/mer)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Proses Hukum Blokade Ribuan M3 Kayu Curian PT. Toba Pulp Lestari Masih Mengambang

1 Komentar

  1. Nah, ini dia orang Sipirok yg sanggup bawa massa teriak-teriak provokatif menghujat di depan Kantor ibukota Pemkab, tapi juga mampu berbuat konstruktif menghamba masyarakat pedalaman. Contoh positif bagi gerombolan no action talk only, tiru donk klu perlu lebihi, kapan ya?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*