Rapat Paripurna APBD 2009 Sidimpuan Berjalan Alot

Rapat paripurna dengan agenda nota jawaban walikota atas pandangan umum fraksi-fraksi tentang pertanggung jawaban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemko Padangsidimpuan Tahun Anggaran (TA) 2009 di Gedung DPRD setempat berlangsung alot, Kamis (15/7).

Pantauan Analisa, hujan interupsi dari sejumlah fraksi terjadi usai Walikota Drs H Zulkarnaen Nasution membacakan nota jawabannya atas pandangan umum fraksi.

Salah satunya Ketua Fraksi Demokrat Khoiruddin Nasution yang meminta pimpinan sidang yang dipimpin Ketua DPRD P.Sidimpuan Azwar Syamsi didampingi Wakil Tatty Haryani Tambunan membuka sesi pertanyaan baru terkait jawaban walikota tersebut.

“Kami minta pimpinan, membuka sesi pertanyaan baru atas nota jawaban Walikota yang baru dibacakan tadi,” ujar Khoir.

Namun, permintaan tersebut langsung disanggah H Erwin dari Fraksi Amanat Nasional yang menilai permintaan membuka sesi pertanyaan di luar Tata Tertib (Tatib) yang telah ditetapkan dalam undangan.

“Tatib tidak menyebutkan adanya sesi pertanyaan baru dalam sidang paripurna ini. Jadi saya mohon pimpinan menolak permintaan itu,” katanya.

Khoiruddin kemudian kembali mengeluarkan argumen menanggapi komentar dari Erwin tersebut, sembari bersikeras agar pimpinan membuka sesi pertanyaan.

Mendengar permintaan berbeda dari kedua fraksi tersebut, akhirnya Azwar Syamsi memutuskan agar dibuka sesi pertanyaan baru, namun langsung diinterupsi Erwin yang meminta pimpinan tegas dan tidak memihak.

“Pimpinan tidak boleh memihak dan harus bersikap tegas,” ujarnya yang ditimpali Marataman dari Fraksi Nasional Bersatu, agar pimpinan lebih baik menyekor sidang selama lima menit untuk menyatukan persepsi.

Baca Juga :  14 Januari hingga 13 Pebruari, Listrik Padam DI MADINA

“Inikan masalah teknis. Lebih baik diskor lima menit untuk mencari solusi terbaik,” katanya.

Akhirnya, atas keputusan forum, Ketua DPRD Azwar Syamsi menyekor sidang selama lima menit, untuk menyatukan persepsi dibuka atau tidaknya season pertanyaan baru.

Setelah melakukan rapat tertutup di ruang Ketua DPRD yang hasilnya menyepakati dibuka sesi pertanyaan baru. Sidang kembali digelar di ruang paripurna.

Ketua Fraksi Demokrat Khoiruddin Nasution dalam pertanyaannya kembali meminta agar Walikota P. Sidimpuan menjawab dengan tegas persoalan proyek PNPM dan turunnya dana bantuan tingkat I dan pusat kepada Pemko Sidimpuan dari 90 milyar di 2009 menjadi 4 milyar di 2010, akibat pemberitaan negatif media.

Pers

Dalam kesempatan itu Khoiruddin juga meminta agar walikota bersama jajarannya menjalin hubungan harmonis dengan kalangan pers dalam upaya percepatan pembangunan di daerah dalihan natolu ini.

“Hubungan dengan pers harus kembali ditata dengan baik karena pers sangat berperan penting dalam upaya percepatan pembangunan,” ujarnya.

Akui

Menanggapi pertanyaan proyek PNPM tersebut, Walikota melalui Sekdakot mengakui jika sejumlah proyek jalan PNPM di sejumlah Kecamatan di Pemko Sidimpuan disinyalir masuk wilayah register.

“Memang benar, jika sejumlah proyek jalan PNPM berada di kawasan register. Khusus untuk proyek jalan PNPM di kawasan Desa Goti masih kita pelajari apakah termasuk wilayah register atau tidak,” katanya.

Sementara dua fraksi lainnya seperti Fraksi Nasional Bersatu dan Fraksi Amanat Nasional, tidak memberikan pertanyaan baru namun lebih memilih membahasnya di sidang-sidang berikutnya.

Baca Juga :  Soal CPNS Paluta Bermuatan Lokal

Untuk diketahui, dalam nota jawaban Walikota P. Sidimpuan tentang pandangan umum fraksi-fraksi, terkesan mengambang dan tidak subtansial.

Turut hadir, Ketua PN P. Sidimpuan Musthopa SH, Kapolres P. Sidimpuan AKBP Rony Bachtiar Arif serta sejumlah pimpinan SKPD Pemko P. Sidimpuan.

Sumber: http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=61944:rapat-paripurna-apbd-2009-sidimpuan-berjalan-alot&catid=51:umum&Itemid=31

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Wah…. Dana PNPM lagi…. kasihan bangat si Dana PNPM itu, padahal tujuannya baik dana PNPM itu….. kasihan kamu dana PNPM, jadinya mereka ribut deh…..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*