Rasis, Orang Kulit Hitam Tak Bisa Gunakan Kinect

Microsoft dituding telah melakukan pelecehan terhadap orang-orang kulit hitam. Kontroler besutan Microsoft, Kinect hanya mampu digunakan oleh orang-orang yang memiliki kulit putih.

Sejak diluncurkan beberapa hari lalu, sejumlah pengguna yang memiliki kulit hitam mengaku sedikit memiliki masalah. Sebab alat tersebut tak mampu memindai wajah pengguna.

GameSpot, Senin (8/11/2010), melansir bahwa sistem kamera pemindai wajah tak bekerja optimal. Hal itu terjadi pada sejumlah pengguna berkulit hitam.

Namun, Consumer Report membantah laporan konsumen tersebut. Mereka menyatakan bahwa permasalahan bukanlah karena kesalahan Kinect melainkan karena kontroler digunakan dalam kondisi pencahayaan yang rendah sehingga Kinect kesulitan untuk memindai wajah pengguna.

Kinect, lanjut Consumer Report, akan bekerja maksimal bila pencahayaan baik sehingga wajah pengguna bisa dikenali.

Microsoft meluncurkan Kinect mulai tanggal 4 November. Pengguna dapat menggunakan Kinect untuk mendeteksi pergerakan pemain. Kinect membolehkan pengguna untuk mengendalikan game, musik dan film dengan pergerakan tangan dan perintah suara.

Saat ini ada sekira 17 game Kinect untuk Xbox. Diantaranya adalah Kinect Joy Ride, Sonic Free Rider dan Biggest Loser Ultimate Workout.

Kinect rencananya juga akan diluncurkan di Eropa pada tanggal 10 November, di Australia pada 18 November, dan di Jepang pada tanggal 20 November. (okezone.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Microsoft Impikan Pendidikan Indonesia Berbasis Digital

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*