Ratusan Kendaraan Terjebak Macet di Jalinsum Nabundong Paluta

Paluta, (Analisa). Ratusan kendaraan terjebak macet di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kawasan hutan lindung Nabundong, Kecamatan Ulu Sihapas, Kabupaten Padanglawas Utara, Jumat (25/11) pagi.

Pantauan Analisa, antrian panjang kendaraan mencapai 3 kilometer selama 4 jam tersebut diakibatkan tumbangnya pohon besar di badan jalan. Pohon dari kawasan hutan lindung itu tumbang dengan posisi melintang di badan jalan membuat arus kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas.

Tidak ada korban yang tertimpa pohon itu karena saat tumbang situasi jalan dalam kondisi lengang.

Meski badan jalan hampir semuanya tertutup batang dan ranting pohon, namun masih saja ada beberapa supir yang memberanikan diri untuk melintas.

Mereka menggilas ranting pohon yang tumbang itu, padahal posisinya berada di tepi jurang dengan kedalaman sekitar 5 meter.

Lokasi pohon yang tumbang itu sekitar 1 Km meter dari SPBU Aek Godang. Kawasan yang sama sekali tidak ada pemukiman penduduk itu menjadi ramai, karena para penumpang keluar dari angkutan dan berdiri di pinggir jalan.

Nabila, seorang guru PNS di Paluta menuturkan, sudah sejam lebih terperangkap macet di kawasan hutan lindung tersebut.

“Dari Kota Sidimpuan saya berangkat sekitar pukul 06.00. Sekarang sudah pukul 07.50, dan pukul 08.15 WIB. Harusnya saya menghadiri upacara hari guru di sekolah,” tuturnya.

Hal senada diutarakan Lenni, PNS di Padanglawas yang mengaku terjebak macet sejak pukul 06.45 WIB

Baca Juga :  Teknik Permainan Dan Penipuan Pengelola Hutan PT.Sumatera Sylva Lestari Dan PT.Sumatera Riang Lestari Yang Perlu Di Cermati Di Bumi Padanglawas Sumut

“Sudah pasti saya terlambat masuk kantor, karena tidak mungkin bisa tiba pukul 08.00 WIB dengan kondisi macet seperti ini” terangnya sembari menyebut jika pohon itu tumbang sekitar pukul 04.00 WIB.

Macet berakhir setelah Personil Polres Tapanuli Selatan turun ke lokasi sekitar pukul 08.00 WIB, yang kemudian mengatur arus kendaraan secara bergantian dari satu lajur yang sudah bisa dilalui, yakni setelah ranting pohon dibersihkan dengan mesin pemotong kayu.

Arus lalulintas baru benar-benar lancar sekitar pukul 9. 00 WIB setelah pohon yang tumbang itu dibersihkan dari badan jalan. (hih/ben)

sumber : www.analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*