Ratusan Mahasiswa di Makassar Mulai Turun Jalan,Tuntun Kepemimpinan SBY.

Menurut laporan reporter Metro TV Rachel Marimbuna dari lokasi unjuk rasa, saat ini sudah berkumpul sejumlah pengunjuk rasa. Mereka, antara lain, berasal dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Pergerakan Mahasiswa Kristen Republik Indonesia (PMKRI) dan yang lain. Mereka semua tergabung dalam Gerakan Kemerdekaan Nasional.

Sejumlah aparat kepolisian juga tampak mengamankan lokasi unjuk rasa. Sekitar 200 aparat kepolisian dari Polda Sulawesi Selatan, 170 orang Samapta dan 40 orang Patmor ditambah dari 60 orang dari Poltabes Makassar sudah berada di tempat unjuk rasa. Mereka bersiaga agar tidak terjadi aksi anarkistis, seperti kemarin saat Presiden Yudhoyono melakukan aktivitas di Makassar. Kemarin, mahasiswa dan polisi sempat terlibat perang batu.

Di kampus Universitas Muslim Indonesia Makassar, puluhan mahasiswa Fakultas Teknik sudah turun jalan. Mereka membagi-bagikan selebaran untuk mengajak warga mendesak SBY-Boediono turun dengan terhormat. Menurut mereka, SBY-Boediono gagal dalam berbagai bidang, baik ekonomi, politik, hukum maupun pertahanan keamanan. Gangguan juga muncul dalam kerukunan beragama dan komersialisasi pendidikan.

Di kampus Universitas Muhammadiyah Makassar, sejumlah mahasiswa juga sudah memulai aksi. Mereka membakar bank bekas, dan membakar foto-foto SBY-Boediono. Mahasiswa menilai pemerintahan SBY-Boediono gagal. Mereka juga memberi catatan kasus Bank Century yang sampai sekarang belum selesai dan tidak ada iktikad baik untuk menuntaskannya. Untuk menghindari bentrok, beberapa kampus, seperti Universitas Muslim Indonesia dan Universitas 45, meliburkan kuliah. (DOR).(Metrotvnews).

Baca Juga :  Kunjungan Boediono Korbankan Pedagang Kaki Lima

Gawat! Demonstran Makassar Mulai ke Jalan.

Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Makassar melakukan aksi unjuk rasa di depan Monumen Mandala, Jalan Jendral Sudirman, Makassar, Selasa (19/10). Aksi unjuk rasa yang dilakukan sekitar 100-an mahasiswa tersebut terkait kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Makassar dalam rangka menghadiri rapat kerja Gubernur se-Indonesia.

Dalam aksinya itu, para mahasiswa membentangkan spanduk besar dan bendera kampus serta organisasi ekstra kampus dan melakukan orasi-orasi secara bergantian.

Unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa ini mendapat pengawalan ketat dari kepolisian baik yang berpakaian seragam maupun yang berpakaian sipil. Mereka berasal dari Polsekta Ujung Pandang dan Polrestabes Makassar. Arus lalu lintas dari arah Jend Sudirman maupun sebaliknya dari arah Sam Ratulangi, terlihat masih lancar. (Ant/OL-8) (MediaIndonesia.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*