Ratusan Tahanan Lapas Nusakambangan Gunakan Ganja dan Shabu-shabu

Narapidana Lapas Narkotika Nusakambangan, Hertony (kanan) dan Yoyok. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO Interaktif, Jakarta -Belasan  Sipir penjara Nusakambangan ternyata positif menggunakan narkoba. Dari 150  sipir yang ada 11 orang terbukti menggunakan narkoba. Tak hanya itu dari 590 tahanan di lembaga pemasyarakatan itu, 146 diantaranya juga terbukti positif  menggunakan narkoba.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Hubungan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Sumirat Dwiyanto  setelah lembaganya  melakukan tes urine terhadap mereka  Lapas Kelas III Nusakambangan, sekitar tiga minggu lalu. “Penggunaannya berupa ganja dan sabu-sabu,” kata Sumirat  dihubungi Tempo, Ahad 13 Maret.

Kepada petugas sipir yang positif memakai narkoba menurut Sumirat, pihaknya telah menyerahkannya kepada Kementerian hukum dan HAM.

Terbongkarnya kasus keterlibatan Kalapas Nusakambangan Marwan Adli dalam jaringan narkoba di Lapas, diakui BNN sebagai pengembangan dari kasus sebelumnya. Menurut Sumirat, pada Januari 2011 pihaknya  berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba di Lapas. Ada tiga warga negara Malaysia keturunan India dan tiga orang Indonesia keturunan India bersama satu orang petugas sipir terlibat dalam aksi tersebut.

Kasus kedua terjadi sekitar satu bulan  lalu ketika dua orang petugas sipir memasukkan sabu-sabu ke dalam Lapas. “Sabu-sabunya dikemas seperti bentuk makanan,” kata Sumirat. Menurut dia, dalam kasus ini satu orang tahanan terlibat.

Berikutnya  adalah tertangkapnya Hartony Jaya Buana yang membawa 318 gram sabu-sabu oleh Polres Cilacap. Dari kasus inilah menurut Sumirat, kemudian berkembang menjadi penangkapan Kepala Lapas Nusakambangan Marwan Adli. “Kami menduga ada aliran dana ke dia,” ujat Sumirat.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Menko Polhukam Puji Kedewasaan Politik di Pilkada DKI Jakarta

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*