Real Madrid Vs Atletico: Derby Liga Champions Terpanas

VIVAbola – Real Madrid akan bertemu dengan Atletico Madrid di final Liga Champions, 24 Mei 2014. Kedua tim mengusung misi berbeda dalam laga yang dihelat di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal tersebut.

Madrid mengincar La Decima, gelar ke-10 Liga Champions. Sedangkan Atletico bermimpi untuk meraih gelar Liga Champions pertama sepanjang sejarah.

Laga ini merupakan yang pertama bagi kedua tim di final Liga Champions. Namun, suasananya sudah tak asing bagi bek Real Madrid, Sergio Ramos.

Ramos mengatakan kalau atmosfer pertandingan final Liga Champions nanti akan sama dengan final Copa del Rey 2012/13. Ketika itu, Los Blancos harus mengakui keunggulan Atletico dengan kedudukan 1-2. Gol Cristiano Ronaldo mampu dibalas oleh Diego Costa dan Miranda.

“Ini tak akan berbeda dengan final Copa del Rey tahun lalu, karena kedua tim memiliki para pemain yang relatif sama. Ada trofi yang diperebutkan dan peluangnya kurang lebih 50-50,” jelas Ramos seperti dilansir Football Espana.

Kekuatan kedua tim usai final Copa Del Rey memang tak jauh berbeda. Skuad Madrid hanya ditambah Gareth Bale, Daniel Carvajal, Asier Illarramendi dan Isco. Sisanya adalah punggawa peninggalan Jose Mourinho. Sementara itu, beberapa pemain Madrid musim lalu sudah memilih untuk pergi.

Begitu juga dengan Atletico. Los Rojiblancos memperbarui kekuatan dengan mendatangkan David Villa. Villa didatangkan untuk menggantikan peran Radamel Falcao yang hijrah ke Prancis. Pemain rekrutan lainnya hanya jadi pelengkap dari bangku cadangan.

Strategi Madrid Berbeda

Meski memiliki komposisi pemain yang tak jauh berbeda, Madrid diyakini tak akan menerapkan strategi sama dalam laga nanti. Maklum, Los Blancos kini punya pelatih baru, yaitu Carlo Ancelotti.

Madrid di bawah Ancelotti jelas berbeda dengan tim yang dibentuk oleh Mourinho. Madrid lebih tajam dalam menyerang. Bukan hanya itu, pertahanan Madrid juga lebih kokoh dari sebelumnya.

Ancelotti sering mengganti formasi yang diturunkannya. Awalnya, Ancelotti menggunakan 4-2-3-1, namun kemudian mengubahnya ke 4-3-3 dan menghasilkan banyak kemenangan. Sedangkan akhir-akhir ini, mereka menggunakan 4-4-2.

Tapi, itu bukan yang menjadi perhatian pelatih Atletico, Diego Simeone. Menurutnya, formasi apa pun yang digunakan Madrid akan sangat berbahaya. Pasalnya, pemain yang diturunkan memiliki kualitas kelas dunia.

“Apapun sistem yang mereka gunakan, dengan para pemain berkaliber, mereka akan selalu berbahaya. Madrid memiliki tim yang dipenuhi oleh pemain-pemain hebat,” jelas Simeone.

Baca Juga :  Akibat Dihentikannya Proyek Jalan Sipagimbar-Tolang - Gubsu dan Dinas Bina Marga Digugat

Kabar baik pun menyambangi kedua tim jelang final. Beberapa pemain andalan Madrid dan Atletico dikabarkan sudah fit dan siap untuk diturunkan.

Madrid kemungkinan bisa menurunkan Cristiano Ronaldo. CR7 sepertinya sudah siap 100 persen tampil di Estadio da Luz, Lisbon. Seperti dilaporkan Football Espana, Ronaldo sudah berlatih dengan normal bersama pemain lainnya selama 25 menit. Setelah itu, pemain internasional Portugal tersebut berlatih sendiri dengan fisioterapis selama 20 menit.

Sementara itu, Atletico diprediksi sudah bisa mengandalkan Diego Costa dan Arda Turan. Dalam sesi latihan terakhir sebelum berangkat ke Portugal, dua pemain ini tampak sudah berlatih dengan skuad Los Rojiblancos.

Duel Kunci di Tiap Lini

Jika Costa dan Ronaldo bermain, maka akan menarik untuk menyaksikan duel kedua pemain ini. Maklum, keduanya sama-sama merupakan andalan tim di lini depan.

Pertarungan Ronaldo dengan Costa hanya salah satu dari lima pertempuran titik kunci dalam laga ini. Selain di depan, “duel” juga akan terjadi di sektor penjaga gawang, belakang dan tengah.

Iker Casillas dan Thibaut Courtois akan saling unjuk kebolehan di bawah mistar. Sergio Ramos dan Diego Godin siap menjadi jenderal di lini pertahanan. Keduanya diprediksi akan jadi benteng kokoh bagi masing-masing tim.

Naik ke sektor tengah, Angel Di Maria dan Koke akan beradu kreatifitas. Kedua pemain ini bukan hanya diharapkan menjadi penyuplai bola, tapi juga pendobrak dari lini kedua.

Sementara itu, Gareth Bale dan Arda Turan juga akan saling bersaing dalam memberikan yang terbaik bagi tim mereka. Bale dan Turan bisa menjadi senjata tambahan bagi kedua tim. Jika Ronaldo dan Costa mentok, keduanya bisa saja menjadi pemecah kebuntuan.

Derby Madrid Terpanas Sepanjang Sejarah

Laga final nanti bisa Derby Madrid terpanas sepanjang sejarah. Maklum, kedua tim mengejar titel tim terbaik di Eropa. Prestise dalam laga ini tentu lebih besar ketimbang laga derbi Madrid lainnya.

Namun, ada 6 laga Derby Madrid yang bisa dikatakan sama panasnya. Salah satunya adalah pertemuan mereka di semifinal Liga Champions (dulu Piala Eropa) tahun 1959.

Berikut 6 pertemuan terpanas El Derbi Madrileno seperti dikutip dari situs resmi UEFA:

1. 13 Mei 1959.
Madrid 2-1 Atletico (Playoff semifinal European Cup)

Alfredo Di Stefano  membuat Madrid unggul 1-0 pada menit ke-16. Namun dua menit berselang Collar menyamakan kedudukan. Beruntung Ferenc Puskas mencetak gol penentu kemenangan di menit ke-42.

Baca Juga :  Inter Diskusikan Transfer Sneijder ke MU

2. 26 Juni 1960.
Atletico 3-1 Madrid (final Copa del Rey)

Gol dari Ferenc Puskas pada babak pertama mampu dibalas tiga gol pemain Atletico, yaitu Enrique Collar, Miguel Jones, dan Joaquin Peiro.

3. 5 Juli 1975.
Madrid 0-0 Atletico, Madrid menang 4-3 adu penalti (final Copa del Rey)

Di babak adu penalti, kiper Madrid, Miguel Angel, tampil sebagai pahlawan. Dia sukses mementahkan tendangan dua eksekutor Atletico, Javier Irureta dan Ignacio Salcedo. Los Blancos menang 4-3 lewat adu penalti sekaligus memastikan double winners.

4. 5 November 1994.
Madrid 4-2 Atletico (La Liga)

Nama Raul Gonzalez mulai menjadi perhatian publik dalam laga ini. Legenda Madrid itu mencetak satu gol dan satu umpan untuk kemenangan Los Blancos.

5. 17 Mei 2013.
Atletico 2-1 Madrid (final Copa del Rey)

Cristiano Ronaldo membuat Madrid unggul lebih dulu pada menit ke-14. Namun, Diego Costa membuat Atletico menyamakan kedudukan di menit ke-35. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal. Dalam babak tambahan, Atletico mencuri gol kemenangan lewat aksi Miranda pada menit ke-99.

6. 2 Maret 2014.
Atletico 2-2 Madrid (La Liga)

Karim Benzema sempat membawa Madrid unggul, namun Atletico berbalik unggul lewat gol Koke dan tendangan jarak jauh Gabi. Gol Cristiano Ronaldo akhirnya menyelamatkan Madrid dari kekalahan di Vicente Calderon.

Sumber Berita : Vivasport.com

 

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*