Regin, virus Trojan super yang infeksi komputer 10 negara

Virus komputer yang baru saja ditemukan oleh Symantec, Regin, dikabarkan telah beredar di dunia sejak tahun 2008 lalu. Dalam masa itu, Regin sudah menginfeksi komputer-komputer di 10 negara di dunia.

Seperti yang dilansir oleh PC World (23/11), Symantec menemukan sekitar 100 tanda kemunculan Regin di berbagai belahan bumi yaqng terpusat di 10 negara di dunia. Sepuluh negara itu adalah Rusia dan Arab Saudi sebagai negara dengan kemunculan Regin terbanyak, kemudian diikuti oleh Meksiko, Irlandia, India, Afganistan, Iran, Belgia, Austria dan Pakistan.

Dalam laporan setebal 22 halaman yang diterbitkan oleh Symantec, Regin dikategorikan sebagai sebuah virus trojan yang canggih yang mempunyai sistem pengaman terenkripsi 5 lapis. Kelima lapisan enkripsi daqri Regin pun tidak saling berhubungan, sehingga sangat sulit untuk dibasmi atau ditemukan.

Tidak heran bila peneliti dan pakar keamanan komputer baru menemukannya tahun ini meski Symantec mengatakan bila pengaktifan Regin pertama tercacat di tahun 2008 lalu. Bahkan, kini muncul pendapat yang menyatakan bila Regin lahir sebelum itu.

Menurut beberapa data penelitian yang didapat oleh Symantec dan pakar keamanan komputer, Regin sudah ada sejak tahun 2006. Celakanya, Symantec tidak mengetahui secara pasti bagaimana metode infeksi dari Regin. Satu-satunya sarana infeksi Regin yang diketahui adalah lewat Yahoo Messenger.

Liam OMurchu, salah satu pakar keamanan Symantec, mengungkapkan bila mungkin mengetahui bug atau kesalahan sistem yang ada di Yahoo Messenger yang bisa dimanfaatkan untuk menyebar Regin. Yang cukup membingungkan ilmuwan adalah kemampuan Regin untuk menginfeksi komputer tanpa harus terjadi kontak dengan komputer yang telah terinfeksi.

Baca Juga :  Ini Penyebab BlackBerry Messenger "Ngadat"

Hacker yang membuat Regin pun diketahui sudah mulai melancarkan serangan ke gadget mobile lewat server pusat layanan data GSM. Serangan ini memungkinkan hacker memakai Regin untuk merubah pengaturan server dan membuka akses internet sebuah perangkat mobile.

Target dari Regin pun bervariasi, mulai dari pengguna komputer rumahan, bandara, industri ISP, dan pemerintah.

/Merdeka.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*