Rekonstruksi Pasar Mentawai – Pemerintah Alokasikan Rp 1 Miliar

1300066620X310 Rekonstruksi Pasar Mentawai Pemerintah Alokasikan Rp 1 Miliar
Anak kembar, Nila dan Lili (4) mencuci kaki di kubangan air di sekitar reruntuhan bangunan rumah yang hancur tersapu tsunami di Kampung Tumalei, Desa Silabu Kecamatan Saumanganya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Minggu (31/10/2010). Warga terpaksa menggunakan air kotor untuk mencuci kaki karena sulitnya mendapatkan air bersih untuk kebutuhan MCK dan minum.

Pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp 1 miliar untuk rekonstruksi pasar di Kepulauan Mentawai yang habis diterjang bencana gempa dan tsunami, 25 Oktober lalu. Dana ini akan digunakan untuk membangun kembali dua pasar, yaitu Pasar Ibu Tuapejat di Kecamatan Sipora Utara dan Pasar Sioban di Kecamatan Sipora Selatan.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyampaikan dana ini akan diperhitungkan di tahun anggaran 2011 melalui anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Per Januari, kita kan harus tunggu. Intinya mereka bisa sudah mulai tender sebelum Januari kalau bisa cepat. Begitu dana turun di Januari dan Februari itu bisa kita mulai dan kita bisa mempercepat itu,” katanya di Ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau, Sabtu (6/11/2010).

Mari mengatakan sudah memberikan pernyataan akan adanya kerusakan dan meloloskan bantuan dana Rp 1 miliar untuk pembiayaan infrastruktur pasar di daerah tersebut.

Namun untuk sementara, sepuluh hari pascabencana terjadi, Mari mengatakan perlu memberikan sekitar 100 tenda besar yang bisa dipergunakan untuk pasar darurat mengingat pentingnya pemerintah mendorong kembali pemulihan ekonomi di kawasan barat Indonesia ini.

“Sekarang kita kan masuk ke tahap rekonstruksi dan pemulihan kembali ekonomi. Di sini sangat perlu sarana rekonstruksi pemulihan ekonomi, seperti tenda untuk pasar darurat,” tambahnya. (kompas.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Bocah Bersisik Ini Menangis Kesakitan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*