Reses Anggota DPRD Sumut Membawa Semangat Baru Bagi PKL Pasar Sibuhuan

Kiri ke Kanan : Asisten II Setdakab Palas Abdurrahim Hasibuan, Plt. Sekda Palas Syamsul Anwar, Anggota DPRD SU Sutrisno Pangaribuan, Tiaisyah Ritonga, Chaidir Ritonga, Ahmadan Harahap dan Burhanuddin Siregar, Perwakilan Pedagang H. Syafariddin serta Kabag Humas Setdakab Palas saat menerima demo PKL dihalaman Kantor Bupati Palas

Reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) asal daerah pemilihan 7, ke Kabupaten Padang Lawas (Palas) membawa semangat baru bagi para pedagang kaki lima (PKL) yang berdagang di Pasar Sibuhuan. Pasalnya, para pedagang yang  direlokasi ke Pasar Baru di Desa Banjar Raja Ujung, kembali diperbolehkan untuk berdagang di Pasar Sibuhuan.

“Pembangunan itu tidak kita halangi, progres pembangunan itu yang harus kita evaluasi. Bagaimana pemerintah menyikapinya. Ini harus disikapi dengan arif dan bijaksana. Untuk sementara ini, Satpol PP tidak ada penggusuran,” kata Anggota DPRD Sumut Komisi A, Burhanuddin Siregar di halaman Kantor Bupati Palas saat reses

Burhan menjelaskan, akan berkoordinasi dengan Bupati Palas H. Ali Sutan Harahap terkait relokasi pasar. “Dari sini kita akan melanjutkan meninjau Pasar Sibuhuan,” tambahnya

Saat demo pedagang ke Kantor Bupati Palas bertepatan dengan kunjungan Reses DPRD SU, Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golkar, Chaidir Ritonga juga mengatakan, para pedagang tidak usah lagi resah akan relokasi PKL. “Para pedagang jangan lagi resah, kita akan upayakan pembangunan pasar sibuhuan dengan berkoordinasi dengan sohib saya Bupati Palas. Kita akan upayakan membantu dananya untuk membangun pasar bertingkat,” ujarnya dengan disambut tepuk tangan para PKL yang berdemo

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dalam 2 Legenda Nyata Dari Kecamatan Sihapas, Yaitu "Batu Manjulang dan Makam Boru Sianggian"

Saat dikonfirmasi, Kabag. Humas Setdakab Palas Irwan Hasibuan menjelaskan, senada yang disampaikan Anggota DPRD Palas, Pedagang akan diperbolehkan kembali berdagang di Pasar Sibuhuan. “Sesuai dengan DPRD SU, Pedagang kembali diperbolehkan berdagang di Banjar Keliling, asal jangan dijalan Wek 1 dan Galanggang. Intinya jangan mengganggu badan jalan,” sebutnya.

/Edi

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*