Reses DPRD Tapsel; Jangan Dijadikan Ajang Wisata

TAPSEL-METRO; Sebanyak 45 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) reses ke 5 daerah pemilihan (Dapem), Kamis (8/4). Wakil Ketua DPRD, Hasbin Sitompul yang melepas kepergian anggota dewan berpesan, agar jangan menjadikan reses sebagai ajang wisata.

Hasbin Sitompul dalam sambutannya mengatakan, kegiatan reses ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk tujuan positif. Artinya demi pembangunan Tapsel ke depan. Di samping pelaksanaannya juga harus benar-benar efektif demi kepentingan masyarakat.

“Kegiatan reses anggota dewan ke Dapem masing-masing, jangan dijadikan sebagai ajang wisata. Melainkan harus dimanfaatkan untuk bertatap muka langsung dengan konstituen di dapem masing-masing, guna menampung berbagai aspirasi, keluhan, dan usul masyarakat dalam konteks kelanjutan pembangunan Tapsel,” pesan Hasbin. Sitompul.

Lebih lanjut dikatakannya, reses anggota DPRD ke dapem masing-masing diharapkan berjalan sesuai jadwal yang direncanakan. Sekaligus melihat langsung hasil pembangunan yang dilaksanakan Pemkab Tapsel, serta menampung berbagai aspirasi masyarakat. Hasilnya nanti harus dilaporkan secara tertulis ke pimpinan DPRD sebagai masukan dan bahan pertanyaan kepada pemerintah untuk dicarikan solusi terbaik dan dibahas bersama pada rapat dan sidang resmi di DPRD Tapsel.

“Reses kali ini sangat berbeda dengan tahun-tahun lalu. Makanya jangan ada anggota dewan yang reses hanya duduk-duduk di kedai maupun hanya ngobrol di kantor camat. Tetapi laksanakanlah amanat rakyat dengan sebaik-baiknya,” harapnya

Baca Juga :  Laporan Dana Awal Kampanye Pemilukada Madina - Hidayat-Dahlan Siapkan Rp4 M

Sementara itu Sekretaris DPRD Tapsel, Roddani Hasibuan BA mengatakan, agenda reses yang dilaksanakan anggota DPRD Tapsel saat ini mengacu pada PP Nomor 16 tahun 2010 yang mengatur tentang tata tertib DPR/DPRD. Dalam aturan tersebut diterangkan reses dapat di lakukan maksimal sebanyak tiga kali dalam satu tahun.

“Reses ini merupakan reses pertama untuk tahun 2010 ataupun reses ke II masa periode anggota DPRD 2009-2014 dan pelaksanaan reses oleh anggota dewan merupakan amanat undang-undang. Pelaksanaannya paling lama 5 hari kerja, bisa dilakukan perseorangan atau kelompok. Tetapi biasanya dilakukan secara perseorangan karena ini memang untuk konstituen masing-masing,” jelasnya. (phn)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*