Ribuan Guru Bergaji Rp100 Ribu per Bulan

MADINA-Ribuan guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, harus bersabar menunggu kenaikan gaji yang selama ini hanya Rp100 ribu per bulan.

Karena, untuk Tahun Anggaran (TA) 2012 ini, rencana kenaikan dari Rp100 ribu ke Rp150 ribu per bulan terkendala anggaran yang belum ditampung. Meski demikian, para guru ini sangat berharap Pemkab Madina untuk bisa menambahi jumlah gaji yang amat kecil itu.

Hasfi, salah seorang guru MDA di Siabu mengatakan, sampai hari ini gaji yang mereka terima setiap bulannya dari pemerintah hanya Rp100 ribu. ”Kami sempat mendengar gaji kami akan naik di tahun 2012 menjadi Rp150 ribu, tapi nyatanya belum ada. Namun kami masih sangat berharap agar jumlah itu bisa lagi ditambahi,” ujar Hasfi kepada Metro Tabagsel (grup JPNN).

Sementara Ketua Komisi 4 DPRD Madina, Edi Anwar Nasution mengatakan, kenaikan gaji untuk guru MDA ini sebenarnya sudah dibahas dengan Pemkab Madina, sebelum ditetapkannya anggaran. Saat itu muncul kesepakatan untuk kenaikan gaji pada tahun 2012, tetapi akhirnya anggaran untuk kenaikan gaji guru MDA itu tidak tertampung.

”Kita sebenarnya sudah sampaikan pada rapat badan legislatif (Baleg) dengan pihak Pemkab Madina untuk kenaikan gaji guru MDA, namun saya juga tidak tahu pasti pada pengesahan APBD tahun 2012, ternyata anggarannya tidak ditampung,” sebut Edi Anwar.

Baca Juga :  Pilkada P.Sidimpuan : Terancam di Ulang - Di duga Penguasa Intervensi dan Penyelenggara Tidak Independen

Seharusnya, tutur Edi, kondisi gaji guru MDA tersebut menjadi perhatian serius dari pemerintah dan stake holder yang ada. Mengingat besaran jumlah gaji yang diterima guru-guru MDA tidak layak lagi untuk membutuhi hidup mereka.

”Logisnya bagaimana mereka bisa serius mengajar apabila gaji yang diterima hanya Rp100 ribu per bulan. Untuk itu, kita sangat berharap anggaran untuk kenaikan gaji guru MDA ini bisa ditampung diperubahan APBD atau di APBD tahun 2013, agar pendidikan agama ini bisa seimbang dengan pendidikan umum, karena ini demi generasi yang bermoral,” tambahnya.

Bupati Madina, HM Hidayat Batubara melalui Sekdakab, M Daud Batubara membenarkan kalau anggaran untuk kenaikan gaji guru MDA belum ada ditampung untuk tahun 2012. Itu bukan berarti Pemkab Madina tidak memperhatikan pendidikan non-formal ini, tetapi sebaliknya kemampuan anggaran yang belum mencukupi itulah menjadi penyebabnya.

”Untuk tahun ini belum ada kenaikan gaji untuk guru MDA, tetapi kita akan upayakan agar ditampung untuk anggaran 2013 setidaknya bisa diupayakan pada Perubahan APBD 2012,” sebutnya. (wan/sam/jpnn)

JPNN.COM
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*