Ribuan Warga Peringati 1000 Hari Wafatnya Soeharto di Solo.

Ribuan warga terus membanjiri Istana Kalitan Solo dan Astana Giribangun, bertepatan dengan peringatan seribu hari wafatnya mantan Presiden Soeharto. Di Istana Kalitan, nampak hadir Tommy Soeharto dan Mamiek Soeharto, kemudian juga mantan pejabat Orde Baru serta pejabat setempat.

Acara inti peringatan adalah pembacaan doa dan tahlil. Kendati Solo diguyur hujan, warga tang berdatangan dari Solo dan sejumlah kota lain di Jawa. Mereka menuju ke Astana Giri Bangun, tempat makam Soeharto, dan rumah kediaman almarhumah Ibu Tien Soeharto di Istana Kalitan.

Banyak dari mereka yang menangis, sambil terus melantunkan doa. Beberapa warga menyatakan lebih suka zaman Soeharto ketimbang saat sekarang. “Di zama Pak Harto sandang pangan murah,” kata Sartono, warga Kentingan, Surakarta.

Acara peringatan seribu hari wafatnya Pak Harto, tidak hanya di Solo, namun juga di Kemusu, Bantul, desa kelahiran Soeharto. Kemudian di Jakarta, berlangsung di masjid Attien Taman Mini.

Sumber : http://sosialbudaya.tvone.co.id/berita/view/44914/2010/10/21/ribuan_warga_peringati_1000_hari_wafatnya_soeharto_di_solo/.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*