Rp 15,8 M untuk Guru dan Pengawas di Tapsel

Padangsidimpuan, Pemkab Tapanuli Selatan akan mengucurkan dana sertifikasi triwulan terakhir tahun anggaran 2014 kepada 1.556 guru dan pengawas senilai Rp15,8 miliar.

“Paling lambat 31 Januari 2015 semua sudah dibayarkan,” tegas Bupati Tapsel, Syahrul M Pasaribu didampingi Kadis Pendidikan Ahmad Buchori, Kadis Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Sulaiman Lubis dan Kabag Humas Anwar Efendi kepada Analisa di ruang kerjanya, Selasa (27/1).

Dijelaskan, untuk tiga bulan terakhir di tahun 2014, dana sertifikasi belum dibayarkan.Pasalnya, terjadi kesalahan data antara jumlah penerima dengan dana yang tersedia, sehingga untuk menyelesaikannya perlu diadakan rekonsiliasi data antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumatera Utara. Rekonsiliasi sudah selesai dan dana sertifikasi boleh dibayar.

“Sebenarnya jika kita paksakan, dana sertifikasi itu bisa dibayarkan untuk setengah dari total penerima, namun untuk kebersamaan, kita tunda pembayarannya sampai ada hasil rekonsiliasi BPKP dengan Kemenkeu,” terangnya.

Kepada guru dan pengawas penerima sertifikasi, Bupati Tapsel berterimakasih atas kesabarannya menunggu hasil rekonsiliasi dan berharap dapat dipergunakan sebaik mungkin.

“Kita sangat respek dan peduli terhadap kesejahteraan pegawai, sehingga dengan dibayarkannya dana sertifikasi ini, diharap para penerima memberi pengabdian terbaik bagi anak didik dan dunia pendidikan kita,” katanya.

Sementara Kadis P2KAD, Sulaiman Lubis dan Kadisdik, Ahmad Buchori, menyatakan transfer dana sertifikasi kepada rekening para penerima dilakukan paling lambat, Jumat (30/1).

Baca Juga :  Benitez: Terima Kasih, Inter

“Kepada guru dan pengawas penerima dana sertifikasi kami juga harapkan kesabarannya jika hari Senin (2/2) dana belum masuk rekening. Pasalnya, ada 1.556 penerima, sehingga petugas bank butuh waktu untuk memasukkan data dan transfer dana,” pintanya. (hih)

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*