Rp415 Juta Anggaran Humas Pemkab Humbang Hasundutan Diduga Mark-up

Penggunaan anggaran di Bagian Humas Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas), pada triwulan I (Januari-Maret) dan triwullan II  (April-Juni) Tahun Anggaran 2010, sebanyak Rp415 juta diduga dimanipulasi. Anggaran yang diduga dimanipulasi tersebut terjadi pada pos dana publikasi dan dokumentasi, serta pembiayaan keprotokoleran dan mobil dinas.

Demikian diungkapkan Ketua LSM Pijar Keadilan Humbahas, Lambok Situmeang SE, kepada METRO, Kamis (6/1). Dijelaskannya, pada APBD Tahun Anggaran 2010, di sekretariat Daerah Pemkab Humbahas, telah ditetapkan uraian anggaran publikasi dan dokumentasi untuk bagian Humas sebesar Rp298.515.000, dengan kode rekening 1.20.1.20.03.35.0200. Sedangkan anggaran pembiayaan keprotokoleran dan mobil dinas sebesar Rp116.529.720, dengan kode rekening 1.20.1.20.03.35.0500.

Untuk diketahui, pada APBD 2010 Pemkab Humbahas, juga pada pos anggaran di Sekretariat Daerah itu, telah tertampung anggaran pemeliharaan rutin atau berkala kendaraan dinas atau kendaraan operasional sebesar Rp2 miliar lebih, dengan kode rekening 1.20.1.20.03.02.2400.

Sehingga, katanya, kuatnya dugaan manipulasi penggunaan anggaran tersebut berasumsi pada bukti-bukti publikasi dan dokumentasi kegiatan Pemkab yang minim. Di samping itu, anggaran pembiayaan keprotokoleran dan perawatan mobil dinas yang tumpang tindih.

Disi lain, selama kurun waktu Januari hingga Agustus 2010, mobil dinas yang dulu digunakan mantan Kabag Humas, Drs SDV Sihombing yang kini menjabat sebagai Plt Sekretaris DPRD Humbahas, sering membawa mobil dinas tersebut ke sejumlah kedai tuak di Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Baca Juga :  Tekan Inflasi, Bulog Sumut Operasi Pasar Bawang Merah

Guna mengetahui penggunaan anggaran yang diduga dimanipulasi tersebut, Drs SDV Sihombing, saat ditemui METRO, Kamis (6/1) di kantornya, tidak berada di tempat. Salahseorang PNS di kantor itu yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, SDV Sihombing sedang keluar kantor. ”Barusan Bapak itu ada, tapi mungkin lagi keluar sebentar,” ucapnya.
Sementara itu, Plh Kepala Bagian Humas Humbahas, Alfonsius Tinambunan SE, saat ditemui METRO, Kamis (6/1) juga tidak berada di kantornya. Menurut salahseorang staf bagian Humas, Ricky Rumapea, yang bersangkutan sedang mengikuti kunjungan Bupati Drs Maddin Sihombing ke Kecamatan Pakkat. “Bapak itu sedang ke lapangan mengikuti perjalan dinas bupati ke Kecamatan Pakkat,” singkat Ricky. (hsl) (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. kalau begitu dikemanakan peruntukan anggaran humas itu,apa dibagi-bagi dengan kolega-kolega , atau hilang ditelan bumi, kalau sudah begini kejadiannya maka ini harus perlu adanya keseriusan KPK, kepolisian dan Kejaksaan untuk mengusutnya,bila perlu tangkap dan penjarakan para korutor-koruptor itu biar jera.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*