Rp60 Ribu Dana Insentif Kab. Padang Lawas Segera Cair

www.metrosiantar.com

Money+%2B+koin Rp60 Ribu Dana Insentif Kab. Padang Lawas Segera CairGuru Ramai-ramai Buka Rekening
PALAS-METRO; Sekitar 2.000 guru baik PNS maupun honor di Kabupaten Padang Lawas (Palas) ramai-ramai membuka rekening tabungan di Bank Sumut Cabang Pembantu Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas (Palas).

Hal itu menyusul dikucurkannya dana insentif bagi guru yang telah menjalankan tugas mendidik di daerah Palas dari APBN Tahun Anggaran (TA) 2009 realisasi tahun 2010.

Ramainya guru membuka rekening, membuat petugas pelayanan Bank Sumut membuka 3 pintu pelayanan yang sebelumnya hanya 1 dari loket depan masuk kantor Bank Sumut untuk bisa melayani nasabah khusus guru.

Kepala Kantor Cabang Pembantu Bank Sumut Sibuhuan, Rahmat Lubis Kamis (1/4) mengatakan, hampir 1.000 guru membuka rekening sejak, Senin (29/3) lalu. Setiap hari rata-rata di atas 200 guru membuka rekening dalam 4 hari terakhir.

Sekitar 1.000 guru yang membuka rekening berasal dari Kecamatan Huristak, Barumun Tengah, Barumun, Ulu Barumun, Lubuk Barumun dan kecamatan Sosopan, selebihnya ke kantor Cabang Pembantu Bank Sumut Sosa, termasuk yang dari Kecamatan Sosa Sendiri, Kecamatan Hutaraja Tinggi dan Kecamatan Batang Lubu Sutam

“Akibat melayani pembukaan rekening baru para guru, kativitas pelayanan umum sedikir terganggu untuk pelayanan nasabah umum, itu pun telah melibatkan seluruh karyawan,” katanya, Kamis (1/4).

Terpisah sesuai informasi yang diperoleh di Kantor Dinas Pendidikan Palas melalui Bendahara Disdik Palas, Jusnein Hasibuan SPd menyebutkan jumlah guru hampir 2000-an baik honor maupun PNS.

Baca Juga :  PT ALM Ngaku Rugi Rp2 Miliar, Atas Pembakaran 2 Unit Alat Berat & Camp

“Memang saat ini sedang dianjurkan kepada guru agar membuka rekening masing-masing, karena akan ada penyaluran dana intensif guru sebesar Rp60 ribu per bulan setiap guru dikalikan 12 bulan. Namun untuk jadwal realisasian kita tunggu dulu pak Kadis sudah sejauh mana, sedangkan mekanisme penyaluran melalui rekening masing-masing guru,” ujar Jusnein.

Salah satu guru yang sedang membuka rekening Nur Yadani menyebutkan, meskipun belum ada informasi kapan rencana realisasian dana itu, namun dirinya lebih dulu mempersiapkan rekening, agar begitu ada nanti pengumuman dana intensif dicairkan dirinya tidak repot membuka rekening secara mendadak. (amr)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*