RSU Natal Kurang Diperhatikan Pemkab

Keberadaan Rumah Sakit Umum (RSU) Natal, kurang mendapat perhatian seius dari pihak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Hal ini terlihat minimnya anggaran yang diberikan pada tahun 2011 lewat APBD Madina, serta tidak adanya penempatan tenaga medis ke rumah sakit tersebut.

Demikian disampaikan anggota DPRD Madina, Ali Nafiah yang merupakan Putra Daerah Pantai Barat, malam ini.

Ia menilai usia Kabupaten Mandailing Natal sudah berusia11 tahun, akan tetapi masyarakat Pantai Barat Madina belum menikamati pelayanan kesehatan yang memadai dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.

“Kita melihat bahwa pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Natal Madina masih cukup rendah, bahkan yang paling menyedihkan kita akibat tidak adanya tenaga medis, serta peralatan medis di rumah sakit tersebut masyarakat yang sakit harus dirujuk ke Rumah Sakit yang ada di Panyabungan dan rujukannya pun bukan ke RSUD Panyabungan, melainkan kerumah sakit swasta,”ungkapkan Ali.

Dibeberkan Ali, keberadaan dari Rumah Sakit Natal tidak seperti rumah sakit yang diharapkan masyarakat selama ini, bahkan ditegaskannya pelayanan Puskesmas lebih baik dari Rumah Sakit Umum Natal, hal ini akibat kurangnya perhatian dari Pemerintah.

“Jadi kita berharap agar masyarakat di Pantai Barat Madina bisa menikmati pelayanan kesehatan ini Pemkab Madina, harus memperhatikannya terutama dalam hal anggaran, penempatan tenaga medis seperti Dokter dan perawat, serta  peralatan medis,”pinta Ali.

Baca Juga :  PPATK Diminta Turun ke Palas, Telusuri ‘Rekening Gendut’ PNS

Pada awalnya pendirian Rumah Sakit Natal ini adalah untuk membantu masyarakat Pantai Barat Madina yang kurang mampu ( miskin ) agar mendapat pelayanan kesehatan sehingga tidak perlu lagi merobat ke Panyabungan maupun ke daerah lainnya, akan tetapi sejak didirikan sampai sekarang ini anggaran ke Rumah sakit tersebut cukup minim. Tenaga medis, serta peralatan medis pun hampir tidak ada, obat – obatanpun cukup memprihatinkan. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*