Ruangan Disegel, Sekwan Curhat ke Wakapolres

Ruangan sekwan yang disegel.

MADINA – Sekretaris DPRD Madina Zulkarnain Siregar mendatangi markas Polres Madina di Jalan Bhayangkara, Nomor 1 Panyabungan, Rabu (19/9) sekitar pukul 11.00 WIB. Pria ini ingin mengadukan penyegelan yang dilakukan sejumlah anggota dewan.

“Benar beliau (Sekwan) tadi datang ke sini untuk melaporkan penyegelan ruang kerjanya. Dia merasa keberatan karena penyegelan itu menyebabkannya tidak bisa bekerja. Namun, kami menyarankan agar persoalan itu diselesaikan di internal Dewan sesuai peraturan dan tata tertib.

Sebab, setelah kami pelajari masih ada peraturan di internal untuk menyelesaikan itu. Polres Madina bukan tidak mau menerima laporan atau pengaduan tersebut,” terang Wakapolres Madina Komisaris Polisi Rinaldo SH kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (19/9).

Disebutkan Rinaldo, sejak penyegelan itu Sekwan mengaku terpaksa berkantor di luar gedung dewan. “Persoalan ini kan masih di dalam gedung dewan, dan yang melakukan penyegelan juga anggota dewan, kecuali pelakunya bukan mereka misalnya masyarakat maka akan kita lakukan tindakan dan penangkapan.

Dan, sesuai dengan tata tertib DPRD persoalan ini harus diselesaikan dulu melalui Badan Kehormatan. Jika tidak selesai juga di BK dan pimpinan maka atas nama BK DPRD Madina bisa melaporka atau mengadu ke kita dan akan diproses. Ada aturan mainnya kok,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Zulkarnain Siregar membenarkan dia telah mendatangi Polres Madina untuk konsultasi atas penyegelan ruang kerjanya (bersama ruang dua pimpinan dewan. “Saya tadi berkonsultasi ke Polres atas penyegelan ruang kerja saya,” katanya.

Baca Juga :  Barca Pakai Dua Sponsor di Kostumnya

Zul –demikian sapaan akrabnya- menambahkan, hasil koordinasinya dengan Wakapolres itu sudah dilaporkan ke Ketua DPRD Madina AS Imran Khaitami Daulay juga ke Badan Kehormatan DPRD.

“Saya sudah laporkan ke pimpinan dan ke BK. Saya hanya tunggu keputusannnya,” tambahnya. Sementara salah seorang anggota dewan yang melakukan penyegelan Sofyan Edisaputra, mengatakan, ‘pengaduan’ sekretaris dewan itu sah-sah saja.

Namun, ia menilai tindakan itu sudah di luar aturan yang seharusnya. Sebab, penyegelan itu dilakukan akibat kekecewaan atas perbuatan Ketua DPRD Madina yang telah memimpin paripurna pembentukan alat kelengkapan baru. Padahal itu tidak cukup quorum dan sudah melanggar tata tertib DPRD. Seharusnya pembentukan alat kelengkapan itu dilakukan pada awal tahun anggaran bukan di akhir tahun.

”Kita melakukan (penyegelan) itu karena kita kecewa atas sikap pimpinan yang telah melakukan paripurna padahal kita sudah menolak, makanya kita lakukan aksi sebagai bentuk penolakan. Kalau dia (Sekwan) melaporkan ke Polres silahkan, kita juga bisa melakukan hal itu,” sebutnya. Sementara BK DPRD Madina versi 13 September Rizki Daulay yang dihubungi beberapa kali tidak mau memberikan jawaban.

Sebelumnya, sejumlah anggota DPRD Mandailing Natal menyegel ruang kerja Ketua, Wakil Ketua, dan Sekretaris DPRD Madina, dengan menggunakan kayu dan kertas berisi tulisan, Jumat (14/9) sekira pukul 16.15 WIB.

Untuk ruang Ketua Dewan AS Imran Khaitami Daulay bertuliskan “Mundur Saja Kalau Tidak Bisa”, lalu di pintu ruang kerja Wakil Ketua Syafaruddin Ansyari Nasution “Biang Kerok Rusuhnya DPRD Madina.

Baca Juga :  Indra-Firdaus Tolak Teken Kesepakatan Pemungutan Suara Ulang Madina Damai

Sementara di pintu ruang kerja Sekwan bertuliskan “Copot Sekwan yang tidak transparan dan tidak profesional”Informasi dihimpun, penyegelan atas kesepakatan bersama 18 anggota dewan ini, dilakukan HA Riadi Husnan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Sofyan Edisaputra dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Insiden penyegelan diduga akibat perseteruan di internal DPRD terkait sidang paripurna agenda program kerja, dan pembentukan alat kelengkapan dewan yang akhirnya terjadi dualisme di DPRD Madina dari tujuh fraksi.

Tiga fraksi menolak paripurna; fraksi PKS, Hanura dan Fraksi Madina Bersatu dan empat fraksi mendukung yaitu Fraksi Golkar, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PKB dan Fraksi Perjuangan Reformasi. (wan)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*