Ruhut Sitompul Tanggapi Serius Kasus Syamsul Arifin

ruhut mediaindonesia Ruhut Sitompul Tanggapi Serius Kasus Syamsul Arifin Pascapenetapan mantan Buptai Langkat, Syamsul Arifin, sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada pertengahan April 2010, hingga saat ini Syamsul yang kini menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), belum juga ditahan.

KPK menetapkan Syamsul sebagai tersangka kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Langkat TA 2000-2007 sebesar Rp102,7 miliar. Syamsul telah mengembalikan uang itu sebesar Rp67 miliar ke kas negara. Syamsul dijerat dengan Pasal 2 ayat (1), dan atau Pasal 3, dan atau Pasal 8 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Menurut rencana, Syamsul akan menjalankan pemeriksaan oleh penyidik KPK besok, untuk dimintai keteranganan lanjutan. Jurubicara KPK, Johan Budi, mengatakan bahwa ada kemungkinan Syamsul akan ditahan.

Menanggapi itu, anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) yang membidangi hukum, Ruhut Sitompul, mengatakan, dalam waktu dekat akan ada status hukum yang dilakukan oleh aparatur hukum terhadap Syamsul. Karena berdasarkan rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar Komisi III dan KPK, telah disimpulkan status Syamsul akan ditingkatkan.

Lanjutnya, siapapun yang dijadikan tersangka oleh KPK cukup kuat untuk ditingkatkan statusnya, dan hal ini pula yang akan berlaku pada Syamsul. “Berdasarkan pandangan subjektif, sangat dikhawatirkan jika yang bersangkutan (Syamsul, red) akan menghilangkan barang bukti, dan mengulangi hal yang sama. Maka harus dilakukan proses penangkapan untuk mencegah terulangnya hal-hal tersebut,” ujar politisi dari Partai Demokrat ini kepada Waspada Online, malam ini.

Baca Juga :  Dorong Perbankan Efisien, BI Lanjutkan Kebijakan Transparansi Suku Bunga Dasar Kredit

Menurut Ruhut, akan lebih baik jika KPK secepatnya mengusut kasus ini hingga tuntas, sehingga ada kepastian hukum terhadap Syamsul. Karena hal ini akan sangat berpengaruh bagi proses hukum di Indonesia. “Kalau memang Syamsul terbukti bersalah, dan memiliki bukti yang cukup, segeralah ditahan,” pungkasnya.

Sumber : Waspada Online

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*