Rumah Makan Hanyut Diterjang Banjir

(Analisa/tohong p harahap) HANYUT: Rumah makan di Jalan Lintas Gunungtua-Batutambun, tepatnya berada di atas Sungai Aek Uhum, Desa Sosopan, Kecamatan Padang Bolak hancur diterjang luapan air. Meski tak ada korban jiwa, seluruh bangunan rusak parah, Sabtu (18/10).

Paluta, Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Gunungtua dan sekitarnya, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sabtu (18/10) dini hari merobohkan satu rumah makan yang berada di Jalan Lintas Gunungtua-Batutambun, tepatnya berada di atas Sungai Aek Uhum, Desa Sosopan, Kecamatan Padang Bolak.

Meski tak ada korban jiwa, namun seluruh bangunan rusak parah, dan juga menghanyutkan harta benda yang diseret oleh derasnya aliran air yang berasal dari meluapnya Sungai Aek Uhum tersebut.

Salamat (57) warga Padangsidimpuan yang baru beberapa minggu merintis usaha rumah makan di dekat jembatan Desa Sosopan, mengisahkan peristiwa mengerikan yang menimpanya dan keluarganya. Luapan sungai mengejar mereka hingga menenggelamkan rumah dan isinya. Saat itu, ia bersama istrinya Asmaida Koto (47) dan anaknya Adam Malik (18) tertidur lelap. Merasa kedinginan, Salamat terjaga dari tidurnya. Saat itu ia merasa ada yang curiga dengan rumah makan yang baru dua minggu dihuninya itu.

Rasa curiganya pun kembali menjadi-jadi saat ia mendengar suara patahan kayu di dapur rumah, lalu ia pun memeriksa keadaan dapurnya. Betapa terkejutnya, karena saat ia memeriksa ternyata dapur rumahnya itu sudah roboh di terjang air. “Bagian bangunan yang pertama kali roboh adalah dapur, makanya cepat-cepat saya bangunkan keluarga dan bergegas keluar,”ujarnya.

Baca Juga :  Pendaftaran Tender Baru Dibuka Pemenang Sudah Diketahui - Diknas Madina Lecehkan DPRD

Selang beberapa menit kejadian, tiang penyangga bangunan pun patah dan merobohkan seluruh bangunan. ” Kami tidak bisa berbuat apa-apa, apalagi saat kejadian, tidak ada satu warga pun yang mengetahui kejadian ini,” ungkap Salamat.

Dia juga kehilangan uang tunai Rp2,7 juta yang disimpan dalam tas, serta perabotan dan barang elektronik hanyut terbawa arus air.

Terpisah Kabid Kewaspadaan Dan Logistik BPBD Paluta Muklan Harahap dikonfirmasi belum mengetahui kejadian tersebut. Dia berjanji akan memerintahkan anggotanya untuk segera menuju lokasi bencana, untuk meminta data terkait kejadian. (ong)

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*