Rupiah makin kuat, nyaris sentuh level Rp 12.000-an per USD

rupiah. shutterstock
%name Rupiah makin kuat, nyaris sentuh level Rp 12.000 an per USD
rupiah. shutterstock

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) terus menguat di perdagangan hari ini, Rabu (7/9). Rupiah dibuka di Rp 13.093 per USD atau menguat dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.127 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah terus menguat hingga siang tadi. Rupiah bahkan nyaris menyentuh level Rp 12.000-an per USD. Rupiah menyentuh level terendahnya di Rp 13.050 per USD yaitu pukul 12.05 WIB.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan, menguatnya nilai tukar Rupiah disebabkan tingginya aliran dana yang masuk ke dalam negeri semenjak ada kebijakan pengampunan pajak atau Tax Amnesty.

“Pengampunan pajak tidak hanya membawa likuiditas untuk belanja modal, tapi juga membawa likuiditas dari luar yang akan mendorong penguatan Rupiah,” katanya di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Senin (5/9).

Perry optimis dana dari luar negeri akan masuk lebih banyak ke Indonesia. “Tahun ini saja sudah sekitar Rp 160 triliun. Ini sudah masuk ke portofolio asing membeli SBN (Surat Berharga Negara) atau saham,”jelasnya.

Selain itu, penguatan nilai tukar Rupiah juga didorong meningkatnya kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia yang semakin membaik.

“Di negara-negara kawasan Asia lainnya, negara yang memiliki prospek pemulihan ekonomi yang baik hanya India dan Indonesia,” tutupnya.

/Merdeka.com –

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Gayus: Presiden Tahu Pemain Kakap

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*