Sama Dengan Di Indonesia, Toko Ritel di AS Juga Berguguran

Sama Dengan Di Indonesia, Toko Ritel di AS Juga Berguguran
Sama Dengan Di Indonesia, Toko Ritel di AS Juga Berguguran

Beberapa waktu lalu Indonesia menyaksikan penutupan sejumlah gerai ritel konvensional. Banyak yang melihat bahwa penutupan gerai ritel ini karena tren belanja online yang terus berkembang.

Namun, ternyata fenomena tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia. Di negara-negara besar seperti AS beberapa jaringan ritel terpaksa menutup ratusan toko.

Mengutip USA Today, Minggu (12/11/2017), jaringan toko serba ada Sears Holdings sepakat menutup 140 gerai. Hal ini sejalan dengan besarnya kerugian yang diderita Sears, sementara penjualan menurun.

Sears akan menggunakan semua dana yang terkumpul dari penjualan 140 properti toko tersebut untuk mendanai program pensiun setidaknya untuk 100.000 karyawan. Akuisisi dana diperkirakan mencapai 407 juta dollar AS.

Sepanjang tahun 2017, Sears menutup setidaknya 400 toko. Alasannya persaingan sangat tegang dengan pengecer online, seperti Amazon.com.

Pada kuartal ketiga 2017, Sears diprediksi akan menderita kerugian sebesar 525 juta dollar AS menjadi 595 juta dollar AS. Jika ini masalahnya, maka kerugian ini akan lebih rendah dari pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 748 juta dollar AS.

Selain Sears, beberapa jaringan ritel di AS juga terpaksa tergelincir karena ketatnya persaingan. Tahun ini, jaringan ritel fashion JC Penney mengumumkan penutupan 138 toko dan menawarkan pensiun dini untuk 6.000 karyawannya.

Penutupan tersebut mewakili 14 persen dari total lokasi kios JC Penney. Jumlah gerai yang masih akan dioperasikan akan mencapai 900 warung.

Jaringan ritel fashion Macy juga menutup 68 toko dan bahkan ada kabar bahwa perusahaan tersebut akan dijual. Macy saat ini masih memiliki lebih dari 700 gerai Macy’s dan Bloomingdale.

Jaringan ritel elektronik dan peralatan rumah tangga HH Gregg pada bulan Maret 2011 mengajukan dokumen Bab 11 atau dokumen kebangkrutan di AS. Pada akhir Mei 2017, semua gerai milik HH Gregg sebanyak 220 stand ditutup.

Pengecer peralatan olah raga MC juga mengajukan dokumen Bab 11 di bulan Februari 2017. Semua MC Sports outlet yang total 68 gerai terjual dan dilikuidasi.

Peritel peralatan luar ruangan Gander Mountain juga mengajukan dokumen Bab 11 pada bulan Maret 2017. Sebanyak 32 dari 162 gerai Gander Mountain yang tersebar di 11 negara bagian tersebut ditutup.

google Sama Dengan Di Indonesia, Toko Ritel di AS Juga Berguguranfacebook Sama Dengan Di Indonesia, Toko Ritel di AS Juga Bergugurantwitter Sama Dengan Di Indonesia, Toko Ritel di AS Juga Berguguranlinkedin Sama Dengan Di Indonesia, Toko Ritel di AS Juga Berguguranemail Sama Dengan Di Indonesia, Toko Ritel di AS Juga Berguguranprint Sama Dengan Di Indonesia, Toko Ritel di AS Juga Berguguran

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*