Sambal Tuktuk, masakan khas Tapanuli yang rasanya luar biasa

Sambal Tuktuk
Sambal Tuktuk

Sambal tuktuk adalah makanan khas tradisional Batak Toba yang berasal dari Tapanuli, makanan ini menjadi ciri khas masyarakat Tapanuli Selatan.

Bahan-bahan untuk membuat sambal tuktuk tidak berbeda dengan bahan sambal-sambal, pembedanya dengan sambal yang lain adalah adanya andaliman.

Rasanya aneh jika makanan Batak tidak menggunakan Andaliman. Biasanya untuk menjumpai bumbu Andaliman ini anda bisa mencarinya di supermarket terdekat atau di pasar tradisional. Kalo di tukang sayur lewat, agak jarang mereka menjualnya.

Di daerah asalnya, sambal tuktuk dicampur dengan ikan aso-aso (sejenis ikan kembung yang sudah dikeringkan), tapi jika tidak menemukan ikan tersebut bisa diganti dengan ikan teri tawar.

Di Tapanuli Selatan, sambal tuktuk dibuat dari cabai merah yang ditumbuk dengan ikan gadapang, jenis ikan air tawar di sungai-sungai Tapanuli Selatan. Sebelum ditumbuk, ikan gadapang ini dibakar atau dipanggang.

Setelah kering, daging ikan dipisahkan dari durinya. Daging ikan yang kering ini kemudian ditumbuk bersama cabai merah dan diberi perasan jeruk nipis. Biasanya sambal tuktuk ini dimakan bersama lalapan seperti daun ubi.

Sambal tuktuk ini baunya menyengat, tetapi rasanya enak dan pedasnya luar biasa. (*)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 3 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Pasar Tradisional Kab. Paluta Butuhkan Perhatian

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*