Samsung Tuding Apple yang Menjiplak

KOMPAS.com – Samsung Electronics Co. kembali menggertak Apple Inc. terkait tuduhan pelanggaran hak paten. Apple dituduh menjiplak inovasi teknologi dari Samsung yang digunakan dalam produk-produk perangkat Apple seperti iPhone dan iPad. Sebelumnya, Samsung juga memperkarakan Apple di US International Trade Commission di Washington pada 28 Juni 2011 terkait masalah yang sama.

Seorang model memperlihatkan perangkat Samsung Galaxy Tab 10.1 yang diperkenalkan di Jakarta, Jumat (13/5/2011). Perempuan perlu melek gadget agar tak terjebak dalam belanja impulsif dan memahami gadget sebagai pendukung aktivitasnya.

“Apple telah banyak menjiplak inovasi Samsung untuk perangkat-perangkat mereka,” ujar pengacara dari Suwon, perusahaan kuasa hukum yang berbasis di Korea Selatan dalam pendaftaran perkara di pengadilan federal di Delaware.

Samsung yang juga memasok chip memori kepada Apple, telah menuntut Apple di Seoul, Tokyo, San Francisco, Mannheim, dan Jerman. Apple juga memiliki kasus hukum yang tertunda di Korea Selatan.

Apple pun membalas klaim tersebut dengan memprotes kepada Samsung bahwa perangkat Galaxy milik Samsung telah menjiplak iPhone dan iPad. Layar sentuh, zooming, scrolling, dan selecting menu di perangkat Samsung dituduh menjiplak Apple.

“Mereka sepertinya harus banyak melakukan pembicaraan untuk menyelesaikan masalah ini. Mereka harus mendapatkan kesepakatan mengenai isu lisensi ini,” ujar Seo Won Seok analis NH Investment & Securities Co. di Seoul.

Perseteruan paten di industri perangkat mobile bukan hal yang langka. Sebelumnya Nokia dan Apple sepakat mengakhiri semua perseteruan soal paten dan Apple bersedia membayar lisensi teknologi yang dikuasai Nokia pada produknya.(Kontan/Rizki Caturini)

Sumber :

logo kontan Samsung Tuding Apple yang Menjiplak

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Polri Selidiki Pembajakan Situs Resmi Polri

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*