Satlantas Polres Madina Berlakukan PP 50/2010

Satuan Lantas (Satlantas) Polres Madina sejak 26 Juni memberlakukan PP 50 Tahun 2010 tentang Biaya ataupun tarif baru dalam pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM). Demikian dikatakan Kasat Lantas Polres Madina AKP Hendri Matondang, SH kepada  Berita di ruang kerjanya, Jumat (16/7) lalu.

“Kita sudah mulai memberlakukan PP 50 Tahun 2010 tersebut, namun sebelum kita melakukan terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik melalui selebaran, maupun dari media, serta pada saat melaksanakan razia simpatik,” kata Matondang.

Dijelaskannya, di dalam PP 50 Tahun 2010 masalah penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dalam pengurusan SIM sudah tertera baik dalam pengurusan yang baru maupun perpanjangan.

Untuk pelayanan, kata Matondang, pihaknya terus memberikan yang terbaik dan maksimal serta transparan dan bebas dari pungutan liar. “Namun dalam pengurusan SIM yang baru kita tetap mengadakan ujian tertulis serta praktek tanpa terkecuali, bahkan untuk anggota sendiri harus mengikuti prosedur yang berlaku dan tidak ada yang diistimewakan,” tegas Matondang.

Diakui Matondang, masyarakat Madina sudah semakin sadar untuk memiliki SIM guna mematuhi peraturan lalu lintas. Tingginya kesadaran masyarakat ini dampak dari sosialisasi yang dilakukan oleh Satlantas Madina baik melalui selebaran, media cetak maupun elektronik serta razia simpatik yang dilaksanakan.

“Kita sangat berterima kasih kepada masyarakat Mandailing Natal yang semakin tingginya kesadarannya untuk mematuhi peraturan berlalu lintas, dan kita Sat Lantas Polres Madina siap untuk membantu masyarakat dalam pengurusan SIM tanpa ada pungutan liar”, ungkap Matondang.

Baca Juga :  3 Pencuri di Toko Emas di Penyabungan Ditangkap Seorang Kabur

Sumber: http://beritasore.com/2010/07/20/satlantas-polres-madina-berlakukan-pp-502010/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*