Satpol PP Kab. Paluta Kembali Razia Pekat, 2 Wanita Penjaja Seks Diamankan

(Analisa/tohong p harahap) Beri Arahan: Kasatpol PP Ali Ja’far Harahap SH didampingi Kasi Penertiban Umum dan Penegakan Hukum Satpol PP Sukri AR saat memberikan Arahan dan bimbingan kepada dua wanita yang tertangkap pada razia, Selasa (22/7) malam.

Paluta, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali mengadakan razia penertiban terhadap tempat hiburan, karaoke dan cafe remang-remang, Selasa, (22/7) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Dua orang wanita penjaja seks diamankan petugas.

Kedua orang tersebut yakni DJ (19) dan SY (30) ditangkap di tempat terpisah. DJ warga Kisaran ditangkap di cafe bamboo yang berada di Jalinsum Gunung Tua-Padangsidmpuan kilometer 5, Partimbakoan, Kecamatan Padang Bolak sedangkan SY, warga Padang Matinggi, Kota Padang Sidimpuan tertangkap di salah satu warung remang-remang di daerah Sipupus, Kecamatan Padang Bolak Julu dan kedua wanita itu pun lantas dibawa petugas ke kantor Satpol PP Paluta untuk didata dan dilakukan pembinaan.

Menurut Kasatpol PP Paluta Ali Ja’far Harahap SH, razia pekat ini adalah lanjutan dari kegiatan razia sebelumnya yang telah dilakukan beberapa kali selama bulan Ramadan tahun ini.

Dikatakan, razia penertiban yang telah dilakukan selama bulan Ramadan ini cukup efektif dan membawa pengaruh yang cukup baik, hal ini terlihat di lapangan bahwasanya banyak tempat hiburan dan cafe remang-remang yang sudah menutup tempat usahanya selama bulan Ramadan.

Baca Juga :  DPRD Mandailing Natal Akan Ajukan Hak Interpelasi ke Bupati

“Cukup efektiflah razia yang kita lakukan selama Ramadan ini, terbukti saat razia kali ini, banyak tempat hiburan dan cafe remang-remang yang kita temui dilapangan sudah menutup tempat usahanya,” ujarnya.

Lanjutnya, dari hasil razia penertiban kali ini, personil Satpol PP hanya mengamankan 2 orang PSK yang artinya mengalami penurunan dari razia sebelumnya yang mengamankan 7 orang PSK.

Namun meskipun demikian, dirinya mengatakan bahwa pihak Pemkab Paluta tidak akan berhenti begitu saja untuk melakukan penertiban terhadap penyakit masyarakat (pekat) yang ada di daerah Paluta.

“Jauh berkuranglah dari razia sebelumnya, walaupun begitu kita tidak akan merasa puas dan berhenti begitu saja, kita akan terus melakukan penertiban terhadap tempat-tempat maksiat yang ada di daerah Paluta,” tambahnya.

Senada dikatakan  Kepala Seksi Operasi Satpol PP Paluta S Situmeang didampingi  Kasi Penertiban Umum dan Penegakan Hukum Satpol PP Sukri AR bahwa pihaknya akan terus melakukan penertiban demi kenyamanan dan kelancaran masyarakat dalam melaksanakan ibadah puasa serta merayakan Idulfitri 1435 H.

Setelah dilakukan pendataan dan diberikan pengarahan serta pembinaan, kedua PSK yang diamankan akahirnya dipulangkan dengan perjanjian apabila tertangkap kembali akan diberi denda dan sanksi yang lebih keras lagi. (ong)/(Analisa).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Data Sementara Di Padang Lawas, Partai Gerindra Unggul, Disusul Partai Golkar

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*