Satpol PP Sidimpuan Razia Pondok dan Hotel

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar razia disejumlah pondok dan hotel di sejumlah kawasan di Kota Padangsidimpuan, Selasa (12/7). Dalam razia tersebut berhasil diamankan enam pasangan bukan suami istri yang tengah berbuat mesum.

Razia diawali dari hotel lancar yang berada di Jalan Imam Bonjol Padang Matinggi Kota P. Sidimpuan sekitar pukul 11.00 WIB. Pada hotel ini ditemukan empat pasangan selingkuh yang tengah asik melakukan hubungan intim.

Keempat pasangan selingkuh itu tidak dapat berkutik saat Sat Pol PP dengan tiba-tiba menggerebek satu persatu kamar di Hotel Lancar tersebut. Mereka rata-rata belum mengenakan baju lengkap saat digrebek pihak Satpol PP.

Usai merazia hotel lancar, Satpol PP kemudian bergerak menuju cafe bantal yang berada di kawasan Silandit. Pada kafe ini diamanakan dua pasangan mesum yang salah satunya masih berstatus mahasiswi disalah satu perguruan tinggi swasta di Kota P. Sidimpuan.

Kakan Satpol PP P. Sidimpuan Erwin Harahap melalui Kasi Oprerasional Samadi mengatakan, operasi ini dilakukan untk mengurangi intensitas penyakit masyarakat dan sekaligus untuk menyambut bulan suci ramadhan.

“Razia ini akan secara kontiniu dilakukan hingga bulan suci ramadhan menadatang, “terangnya.

Setengah Hati

Pantaun Analisa, operasi pemyakit masyarakat yang dilakukan Satpol PP ini terkesan setengah hati dikarenakan tidak seluruh lokasi yang dirazia.

Bahkan, operasi ini terkesan sudah bocor lebih dahulu. Hal itu terlihat dari hunian hotel dan pondok-pondok yang jauh lebih sedikit dibanding biasanya.

Baca Juga :  Dokter RS. Panyabungan 'Kompak' Tak Masuk Kerja, Pasien Telantar

Anehnya lagi, pada awalnya target operasi ini adalah untuk merazia PNS yang sedang berkeliaran pada jam kerja, namun pada kenyataannya mereka bukan menangkap PNS bolos, namun malah pasangan mesum.

Untuk diketahui, sekitar dua bulan belakangan ini sejumlah hotel maupun pondok dan kafe di Kota P. Sidimpuan kembali diramaikan oleh pasangan-pasangan mesum dari berbagai tingkatan umur dan status sosial.

Kondisi tersebut terkesan dibiarkan Pemko P. Sidimpuan melalui Satpol PP. Terbukti belum ada upaya maksimalnya dalam melakukan pembersihan terhadap tempat-tempat maksiat tersebut hingga saat ini. (hih)

sumber: analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*