Satu Unit Rumah Terbakar di Sidimpuan

Satu unit rumah permanen milik Edward (38) hangus terbakar di Gang Afiat Jalan Kenanga Kota Padangsidimpuan, Rabu (22/9), sekira pukul 04.00 WIB. (Pagi).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang diduga akibat arus pendek itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta.

Informasi dihimpun Analisa dari sejumlah saksi mata menyebutkan, api pertama kali terlihat muncul dari dalam rumah yang sedang ditinggal pergi pemiliknya itu sekitar pukul 04.00 WIB.

Melihat kobaran api tersebut, warga yang berada di kawasan padat penduduk itupun panik dan berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air dalam ember ke badan rumah tersebut.

Usaha tersebut tidak efektif karena terhalang dinding rumah dan pagar besi berukuran cukup tinggi yang ada di sekeliling rumah permanen tersebut. Akibatnya api semakin leluasa melalap seluruh isi rumah.

“Upaya kami memadamkan api tidak berhasil karena terhalang dinding beton dan pagar besi. Namun keberadaan dinding beton itu menguntungkan karena api tidak bisa menjalar kerumah lain akibat dihalangi dinding tersebut, “ujar Asril Siregar (40) warga setempat.

Seharusnya kata Asril kobaran api dapat lebih awal dipadamkan dan isi rumah terselamatkan, jika mobil pemadam kebakaran yang tiba cukup cepat tidak mengalami kerusakan.

“Apresiasi tinggi cukup pantas diberikan kepada petugas Damkar yang datang tepat waktu. Namun sayangnya alat semprot air Damkar itu tiba-tiba macet dan baru berfungsi setelah api melalap seluruh bagian rumah, ” tuturnya.

Baca Juga :  338 Pelajar SMA Ikuti Try Out yang digelar Ikatan Mahasiswa Tapanuli Selatan Padangsidimpuan Padang (Imatapselpasid Padang)

Hal senada juga diutarakan Buyung (30) yang mengaku kesal dengan kondisi Damkar tersebut.

“Dengan lokasi rumah yang berada dipinggir jalan, seharusnya isi rumah bisa diselamatkan jika Damkar mengalami kerusakan. Untuk apa Damkar itu datang jika pada akhirnya hanya menjadi penonton belaka, “katanya.

Edward pemilik rumah mengaku terkejut dan merasa trauma atas peristiwa tersebut, karena pada saat kejadian dia sedang berada di Rumah Sakit Daerah (RSUD) yang berjarak sekira satu kilometer dari rumah tersebut. Sementara istri dan anaknya berada diluar kota.

“Saya tidak bisa menyelamatakan apapun, karena begitu saya datang api sudah melalap seluruh bagian rumah. “tuturnya

Sumber: http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=69685:satu-unit-rumah-terbakar-di-sidimpuan&catid=51:umum&Itemid=31

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*