SBY Curhat Gaji Presiden Belum Naik

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku belum pernah naik gaji sejak menjabat sebagai Presiden RI pada 7 tahun lalu. Menurut Presiden, hal ini dilakukan untuk memastikan semua pejabat mengalami kenaikan terlebih dahulu.

“Hingga tahun keenam atau ketujuh, gaji Presiden belum naik,” kata Presiden yang disambut tawa peserta Rapat Pimpinan TNI dan Polri di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (21/1).

Presiden mengungkapkan belum naiknya gaji Presiden karena masih ada pejabat pemerintah yang belum mendapatkan gaji yang layak. “Saya ingin semua mendapat kenaikan yang layak dan adil,” ujarnya. Presiden berharap kenaikan itu bisa dimanfaatkan dengan baik.

Menurut Presiden, pemerintah sangat perhatian dalam peningkatan kesejahteraan prajurit terutama dalam kenaikan gaji TNI dan Polri, juga tunjangan. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk kenaikan gaji TNI dan Polri. “Ini bukan janji kosong dan kebohongan,” kata Presiden.

Presiden menyampaikan pemerintah juga telah memberikan remunerasi kepada TNI dan Polri yang telah disetujui DPR pada akhir tahun lalu. Remunerasi TNI, Polri dan 4 institusi lainnya telah menelan anggaran Rp 5,4 triliun. “Kami berikan untuk tingkatkan kinerja,” ujarnya.

Selain gaji dan tunjangan, Presiden meminta masalah perumahan untuk prajurit juga diselesaikan, bisa dengan skema tabungan wajib perumahan atau skema khusus yang nantinya untuk mendapatkan perumahan. (tempointeraktif.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Masyrakat diminta berpartisipasi dalam mengawal Dana Desa

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*