SBY Tahu Nazaruddin Kabur dari Media

Susilo Bambang Yudhoyono. ANTARA/Prasetyo Utomo

TEMPO Interaktif, Jakarta – Juru Bicara Kepresiden, Julian Aldrin Pasha, mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengetahui kaburnya bekas Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin ke Singapura. Yudhoyono tahu kadernya di Partai Demokrat pergi meninggalkan Tanah Air dari media massa.

Menurut Julian, Yudhoyono yang duduk sebagai Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat itu membantah tahu soal kabar kaburnya bekas pengurus inti partai itu sebelum Nazaruddin berangkat. “Kan diberitakan, dan bukan hanya Presiden yang tahu tapi semua pihak memperhatikan soal ini,” kata Julian di Kantor Presiden, Jumat, 27 Mei 2011.

Nazaruddin kabur ke Singapura Senin sore, 23 Mei 2011. Padahal, pada 24 Mei 2011, Dirjen Imigrasi mengeluarkan surat pencekalan Nazaruddin. Nazaruddin diduga terlibat suap pembangungan Wisma Atlet SEA Games XXVI Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam, Mindo Rosalina Manulang, dan Petinggi PT DGI Muhammad El Idris sebagai tersangka.

Julian menambahkan, Yudhoyono menyerahkan masalah ini pada aparat penegak hukum. Yudhoyono mengaku tidak tahu apakah Partai Demokrat sudah meminta Nazaruddin kembali ke Indonesia. “Kita ikuti saja karena proses hukum tengah berjalan,” kata Julian.

Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat Jero Wacik mengatakan kepergian Nazaruddin ke Singapura tidak bisa disebut kabur dari masalah. Menurut Wacik, kepergian ke Singapura sebelum ditetapkan pencekalan atas diri Nazaruddin. “Beliau pergi Senin lalu sebelum diumumkan (cekal), artinya masih merdeka,” kata Wacik. “Partai menyerahkan kasus ini kepada KPK, kami taat hukumlah, kan belum dipanggil.”

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Selisih Quick Count Tipis, Menko Minta Siaga Satu

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*