Sekwan DPRD Palas Kembali Ngantor di Gedung DPRD

PALAS-METRO; Sekitar 2 minggu ‘pindah’ ke Kantor Bupati, akhirnya Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Padang Lawas (Palas) Aritonga Siregar, kembali berkantor di gedung DPRD Palas, Senin (26/4). Sebelumnya, Sekwan melakukan aktivitas di kantor Bupati, menyusul dipalangnya ruangan kerjanya di DPRD oleh seluruh anggota dewan.

Aritonga Siregar kepada METRO, Senin (26/4), mengatakan, ia kembali berkantor di gedung lembaga legislatif tersebut atas instruksi Bupati Palas, Basyrah Lubis SH, setelah situasi dinilai sudah kondusif. “Hari Jumat (23/4) saya melapor ke Bupati. Kemudian Bupati menyuruh saya berkantor di sekretariat DPRD Senin (26/4),” pungkasnya.

Pelaku Pemalangan Anggota DPRD

Teka-teki siapa pelaku pemalangan kantor ruangan Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Padang Lawas (Palas) Drs Aritonga Siregar diketahui pada Rabu (21/4). Ketua DPRD Palas HM Ridho Harahap mengungkapkan, yang melakukan pemalangan ruangan Sekwan adalah seluruh anggota DPRD Palas yang berjumlah 30 orang.

“Yang melakukan pemalangan seluruh anggota DPRD Palas. Kita siap bertanggung jawab. Dan jika memang Sekwan menempuh jalur hukum, kita siap menghadapinya,” tegas HM Ridho Harahap kepada METRO, Rabu (21/4).

Diutarakan politisi Partai Demokrat (PD) ini, pemalangan ruangan Sekwan dilakukan hari Jumat (9/4) malam sekira pukul 18.30 WIB. Pemalangan ini atas hasil kesepakatan bersama seluruh anggota DPRD, bukan atas nama pribadi.

Sekda: Belum Ada Pencopotan Sekwan

Sementara itu tuntutan pencopotan Drs Aritonga Siregar dari jabatannya sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Padang Lawas (Palas) sesuai keinginan atau usulan DPRD setempat, sepertinya dalam waktu dekat tidak akan terwujud. Sebab pencopotannya harus melalui prosedural dan mekanisme yang ada.

Baca Juga :  Primadona di Pameran Pembangunan Tapsel 2015

“Kita memang ada menerima usulan dari dewan agar Sekwan dicopot dari jabatannya. Namun tidak bisa segampang itu mencopot seorang pejabat setingkat eselon II dari jabatannya, karena harus melalui prosedural dan mekanisme yang ada. Harus ada evaluasi dulu di mana kesalahannya, apa hal-hal yang fatal dilakukannya selama menjabat atau sejauh mana keberatannya dalam melanggar peraturan disiplin PNS, serta apakah ada tindakan di luar hukum dan lainnya. Jadi tidak bisa secepat itu,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Palas, Drs Gusnar Hasibuan, menjawab pertanyaan METRO terkait usulan DPRD agar Sekwan Drs Aritonga Siregar dicopot dari jabatannya hingga berujung pemalangan ruang Sekwan oleh anggota DPRD, Kamis (22/4).

Diutarakan Gusnar, saat ini pihaknya masih fokus pada hasil evaluasi yang sedang berjalan. “Permintaan DPRD (pencopotan Sekwan, red), kita sedang mempelajarinya. Setelah ada hasilnya nanti, baru dilakukan tindakan. Sekali lagi saya tegaskan, kalau untuk pencopotan Sekwan sejauh ini belum ada. Apalagi yang bersangkutan masih tergolong baru menjabat Sekwan,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan Gusnar, pihaknya juga sudah mengirim surat ke DPRD baru-baru ini pasca pemalangan ruangan Sekwan. Surat itu salah satunya menyangkut persoalan pemalangan tersebut. Namun hingga saat ini, belum ada balasannya dari DPRD. (amr)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Awas Mark Up Quota! Dalam PSB di Padangsidimpuan

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*