Selama Januari-November 2010, Kejari Sidimpuan Tangani 6 Kasus Korupsi

Selama Januari hingga November 2010, Kejaksaan Negeri (Kejari) Padangsidimpuan menangani enam kasus dugaan korupsi di wilayah hukumnya yang meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utaradan Kota P. Sidimpuan.

Demikian Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) P. Sidimpuan Indrasyah Djohan SH melalu Kasipidsus Yhuda Utama Putra SH kepada Analisa usai mengikuti upacara peringatan Hari Anti Korupsi se-dunia di gedung Kejari setempat, Kamis (9/12)

Dikatakan, dari enam kasus dugaan korupsi tersebut enam orang ditetapkan menjadi tersangka (tahap penyidikan) dan enam lainnya terdakwa (tahap penuntutan).

Ke enam kasus dugaan korupsi tersebut yaitu, pelaksanaan proyek Provsu TA 2007 pada jalan jurusan Sipagimbar-Tolang Kab Tapsel Rp 190.454.622. Pelaksanaan proyek pekerjaan penyempurnaan shoulder di daerah penempatan PAPI seluas 3.450 meter persegi Bandara Aek Godang Tahun 2008 dan dugaan korupsi anggaran pada Persatuan Sepakbola (PS) Sidimpuan TA 2008-2009.

Selanjutnya, penyalahgunaan pengunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2009 pada SDN 101730 di Desa Muara Upu Kecamatan Muara Batang Toru Kab Tapsel Rp240 juta, DAK Pemko P. Sidimpuan TA 2009 Rp1,8 miliar serta dugaan korupsi TPAPD Tapsel TA 2004-2005 Rp1,5 miliar lebih. Dijelaskan, khusus untuk kerugian negara pada kasus dugaan korupsi ditubuh PS Sidimpuan direncanakan ditaksir, Jumat (10/12) di BPKP Sumatera Utara.

“Besok rencananya BPKP akan menggelar perkara dan menaksir berapa kerugian negara pada kasus PS Sidimpuan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Colt Diesel Terpuruk di Jalan Mandailing Palopat Padangsidimpuan

Ditambahkan, untuk kasus PS Sidimpuan telah ditetapkan dua tersangka masing-masing wakil manager PS Sidimpuan HA dan mantan Kadispora Pemko P. Sidimpuan SP.

“Selain HA dan SP, kita masih menunggu izin dari Gubsu untuk memeriksa AI yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Tapsel dari partai Golkar,” katanya.

Yhuda mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat permohonan izin pemeriksaan AI yang ditandatangani Kajari P. Sidimpuan Indrasyah Djohan kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tertanggal 16 Agustus 2010 lalu.

Oleh Kejatisu surat tersebut diteruskan ke Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) tertanggal 30 Agustus, disusul kemudian surat Kejatisu ke Kejari P. Sidimpuan tertanggal 3 November 2010.

Dalam kesempatan itu Yhuda juga mengatakan, dalam memperingati hari anti korupsi sedunia TA 2010 Kejari P. Sidimpuan juga menggelar upacara bendera di halaman gedung Kejari setempat.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Kajari P. Sidimpuan Indrasyah Djohan dan Komandan Upacara Kasipidsus Yhuda Utama Putra. (analisadaily.com))

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*