Selama Operasi Ketupat Toba 2014 – Polres Tapsel Tangani Delapan Kasus Laka Lantas

Padangsidimpuan, Selama Opersi Ketupat Toba 2014 Sat Lantas Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) menangani delapan kasus kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas).

“Dari delapan kasus itu 4 orang tewas selebihnya luka-luka, “ujar Kapolres Tapsel AKBP Abdul Rizal A. Engahu, S.Ik, M.Si melalui Kasat Lantas AKP Abdi Abdullah, SH kepada wartawan, Selasa (5/8).

Dijelaskan, para korban Laka Lantas itu umumnya masyarakat setempat dan mayoritas pengemudi kendaraan bermotor. “Penyebab Laka Lantas diakibatkan “human eror” (kesalahan manusia), mengingat jalan yang dilalui merupakan jalur padat kenderaan, “ terangnya.

Terikat arus mudik, AKP Abdi mengatakan sejauh ini arus mudik dan balik dari wilayah hukum Polres Tapsel meliputi Kabupaten Tapsel, Paluta dan Kabupaten Palas berlangsung cukup aman.

“Mudah-mudahan hingga berakhirnya Operasi Ketupat Toba 2014, kendaraan yang melewati 4 pos pengamanan lebaran, di Halongonan, Kabupaten Paluta, Aek Latong, Sipirok, Parsariran, Batang Toru, Aek Sijorni, Sayurmatinggi aman semuanya, ” harapnya.

Pantauan Analisa, arus balik di sejumlah ruas jalan di wilayah hukum Polres Tapsel mulai dari arah batas Padangsidimpuan ­ Sipirok hingga batas Taput, Batang Toru ­ Sibolga, Batang Angkola ­ Panyabungan, Pal XI ­ Gunung Tua Kabupaten Paluta hingga batas Labusel serta jurusan Gunung Tua ­ Sibuhuan kabupaten Palas hingga batas Riau terlihat lancar.

Volume kendaraan cukup ramai dan mayoritas dilalui roda dua dan kendaraan pribadi. Khusus di Jalinsum lokasi wisata Aek Sijoni Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapsel, masih terjadi kemacetan lalu lintas, sehingga kenderaan terpaksa ekstra hati-hati.

Baca Juga :  Gedung RSUD Dibangun Lebih Modern

Petugas Sat Lantas Polres Tapsel yang melakukan pengamanan selama lebaran terlihat mengatur arus lalu lintas bagi kenderaan yang melintas akibat ramainya kendaraan umum yang melintas untuk menurunkan dan menaikkan penumpang di jalur pariwisata Tapsel itu.

Kejadian sepeti ini bukan saja saat lebaran, tetapi di hari-hari libur pun tetap macet karena jalur lintas ini merupakan akses vitas menuju objek wisata Aek Sijorni yang selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal. (hih)

/(Analisa).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*