Selamatkan Hutan Batang Toru dan Taman Nasional Batang Gadis dari Eksploitasi Tambang

Puluhan aktivis lingkungan menggelar aksi damai penyelematan bumi di Lapangan Merdeka, Sabtu (5/12/2015).

MEDAN – Puluhan aktivis lingkungan yang bergabung di bawah payung Aliansi Bumi Rumah Kita melakukan aksi unjuk rasa di Lapangan Merdeka, Sabtu (5/12/2015) meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk selamatkan hutan Batang Toru.

Seorang aktivis Saurlin Siagian mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara harus menyelamatkan hutan Batang Toru dan Taman Nasional Batang Gadis dari ekspoitasi tambang.

“Kami meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk selamatkan hutan Batang Toru dan Taman Nasional Batang Gadis dari eksploitasi tambang antara lain PT Sorik Mas Mining dan PT Agincourt Resources,” ujarnya saat berorasi.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga harus memperhatikan sekaligus menyelamatkan seluruh daerah aliran sungai di Sumatera Utara. Tidak hanya itu, pemerintah juga harus merekomendasikan penutupan PT Toba Pulp Lestari.

“Kepada COP 21 di Paris kami menuntut semua pihak untuk mengurangi emisi karbon dalam negaranya masing-masing,” katanya.

(tio/tribun-medan.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. smoga saja orang2 yang berdomisili di TKP & orang2 yang berasal juga ditunjuki yang Maha Kuasa amin ya Rob…….. agar jangan batangtoru & Batanggadis tinggal kenangan…..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*