Seleksi Penerimaan CPNS Kementerian Luar Negeri (s/d 24 Agustus 2010)

BACA DAN DOWNLOAD DALAM FORMAT PDF DISINI

UNTUK LEBIH JELAS SILAHKAN MASUH KE WEBSITE KEMENLU DISINI

P E N G U M U M A N

NOMOR : PENG/KP/01/08/2010/02
SELEKSI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN LUAR NEGERI
TINGKAT SARJANA (GOLONGAN III) DAN DIPLOMA 3 (GOLONGAN II)
TAHUN ANGGARAN 2010
ISO 9001:2008

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia pria dan wanita  yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk menjadi Calon Pegawai  Negeri Sipil (CPNS) Golongan III dan II untuk dididik menjadi Pejabat Dinas Luar Negeri (PDLN) dan untuk mengisi posisi Dokter.

Pejabat Dinas Luar Negeri

1.  Pejabat Diplomatik dan Konsuler (Diplomat/PDK)

Lulusan Sarjana (S-1) atau Magister/Master (S-2)  menjadi CPNS Golongan III untuk dididik menjadi Pejabat Diplomatik dan Konsuler (Diplomat/PDK);

2.  Bendaharawan dan Penata Kerumahtanggaan Perwakilan (BPKRT)

Lulusan Sarjana (S-1) menjadi CPNS Golongan III untuk dididik menjadi Bendaharawan dan Penata Kerumahtanggaan Perwakilan (BPKRT); dan

3.  Petugas Komunikasi (PK)

Lulusan  Diploma  3  (D-3)  menjadi  CPNS  Golongan  II  untuk  dididik  menjadi  Petugas Komunikasi (PK).

Dokter/Dokter Gigi

1.  Dokter Umum

Lulusan Pendidikan Profesi Dokter menjadi CPNS Golongan III untuk mengisi posisi Dokter Umum.

2.  Dokter Gigi

Lulusan Pendidikan Profesi Dokter menjadi CPNS Golongan III untuk mengisi posisi Dokter Gigi.

I.    KETENTUAN UMUM

a.  Proses  Seleksi  Penerimaan  CPNS  Kemlu  Tahun  Anggaran  2010  ini  terbuka  untuk semua Warga Negara Indonesia.

b.  Bersedia mengikuti seluruh proses tahapan seleksi di Jakarta atas biaya sendiri.

c.  Pelamar  tidak  diperkenankan  menghubungi/berhubungan  dengan  pejabat/pegawai Kemlu dalam kaitannya dengan proses seleksi.

d.  Seluruh tahapan proses seleksi ini tidak dipungut biaya apapun.

II.  PERSYARATAN UMUM

a.  Warga Negara Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

b.  Berkelakuan  baik  dan  tidak  pernah  dihukum  penjara  atau  kurungan  berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.

c.  Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

d.  Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tidak sedang terikat perjanjian/kontrak kerja dengan instansi lain.

e.  Tidak  bersuami/beristrikan   seorang  yang  berkewarganegaraan  asing  atau  tanpa kewarganegaraan.

f.    Sehat jasmani dan rohani.

g.  Bersedia  menjalani ikatan dinas selama  5  (lima) tahun dan  ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah.

III.   PERSYARATAN KHUSUS

A.  PEJABAT DIPLOMATIK DAN KONSULER (DIPLOMAT/PDK)

a.  Berijazah Sarjana (S-1) atau Magister/Master (S-2):

1.  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Jurusan Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Studi Kawasan,  Ilmu  Komunikasi/Hubungan  Masyarakat,  Ilmu  Pemerintahan  dan Administrasi Negara)

2.  Ilmu    Hukum   (Hukum   Perdata,    Hukum   Pidana,    Hukum    Bisnis,    Hukum Internasional, Hukum Administrasi Negara).

3.  Ilmu Ekonomi (Jurusan Manajemen Pemasaran dan Studi Pembangunan).

4.  Sastra/Ilmu  Pengetahuan  Budaya  (Arab,  China,  Inggris,  Jepang,  Perancis, Rusia, Jerman dan Spanyol).

b.  Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, atau Perguruan Tinggi luar  negeri  yang  program  studinya  terakreditasi oleh  Badan Akreditasi  Nasional Perguruan Tinggi pada saat tanggal kelulusan, dengan persyaratan IPK:

  • Sarjana (S-1) minimal 2,75 (dua koma tujuh lima); dan
  • Magister/Master (S-2) minimal 3,00 (tiga koma nol nol).

c.  Menguasai  bahasa  Inggris  dengan  baik  (lisan  dan  tulisan)  dan/atau  bahasa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)/asing lainnya (Arab, China, Jepang, Perancis, Rusia, Jerman dan Spanyol).

d.  Berusia maksimum:

28 tahun pada tanggal 1 Desember 2010 (lahir setelah 30 November 1982) untuk tingkat Sarjana (S-1);

32 tahun pada tanggal 1 Desember 2010 (lahir setelah 30 November 1978) untuk tingkat Magister/Master (S-2).

B.  BENDAHARAWAN DAN PENATA KERUMAHTANGGAAN PERWAKILAN (BPKRT)

a.  Berijazah Sarjana (S-1) Jurusan Akuntansi.

b.  Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, atau Perguruan Tinggi luar  negeri  yang  program  studinya terakreditasi oleh  Badan Akreditasi  Nasional Perguruan  Tinggi pada saat tanggal kelulusan, dengan persyaratan IPK: minimal

2,75 (dua koma tujuh lima).

c.  Menguasai  bahasa  Inggris  dengan  baik  (lisan  dan  tulisan)  dan/atau  bahasa PBB/asing lainnya (Arab, China, Jepang, Perancis, Rusia, Jerman dan Spanyol).

d.  Berusia  maksimum  28  tahun  pada  tanggal  1  Desember  2010  (lahir  setelah  30 November 1982).

C.  PETUGAS KOMUNIKASI (PK)

a.  Berijazah Diploma 3 (D-3):

1.  Jurusan Teknik Telekomunikasi;

2.  Jurusan Teknik Informatika;

3.  Jurusan Teknik Komputer;

4.  Jurusan Teknologi Informasi; dan

5.  Jurusan Matematika.

b.  Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, atau Perguruan Tinggi luar  negeri  yang  program  studinya  terakreditasi oleh  Badan Akreditasi  Nasional Perguruan Tinggi pada saat tanggal kelulusan, dengan persyaratan IPK: minimal 2,75 (dua koma tujuh lima).

Baca Juga :  Gawat, Ulat Bulu Juga Meneror Jombang

c.  Menguasai  bahasa  Inggris  dengan  baik  (lisan  dan  tulisan)  dan/atau  bahasa PBB/asing lainnya (Arab, China, Jepang, Perancis, Rusia, Jerman dan Spanyol).

d.  Berusia  maksimum  28  tahun  pada  tanggal  1 Desember  2010  (lahir  setelah  30 November 1982).

D.  DOKTER UMUM DAN DOKTER GIGI

a.  Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, atau Perguruan Tinggi luar  negeri  yang  program  studinya terakreditasi oleh  Badan Akreditasi  Nasional Perguruan  Tinggi pada  saat tanggal kelulusan, dengan  persyaratan  IPK  Profesi dokter minimal 3,00 (tiga koma nol nol).

b.  Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai Dokter/Dokter Gigi yang dikeluarkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia.

c.  Tidak sedang mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) atau Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS).

d.  Berusia  maksimum  32  tahun  pada  tanggal  1  Desember  2010  (lahir  setelah  30 November 1978).

IV. PENDAFTARAN

a.  Melakukan registrasi online melalui situs  http://ecpns.deplu.go.id mulai tanggal 7 Agustus 2010 pukul 09.00 WIB dan mencetak formulir registrasi beserta pernyataan menyetujui ketentuan dan syarat yang ditetapkan.

b.  Disamping  melakukan  registrasi  online, peserta  harus  mengirimkan  berkas  lamaran kepada Panitia Seleksi Penerimaan CPNS Kemlu Tahun Anggaran 2010 melalui Pos Tercatat mulai tanggal 7 Agustus 2010 (CAP POS) dan berakhir pada tanggal 24 Agustus 2010 (CAP POS), serta sudah  harus diterima Panitia selambat-lambatnya tanggal 27 Agustus 2010, ditujukan kepada:

Ketua Panitia Seleksi Penerimaan CPNS Kemlu TA 2010

PO BOX 2902

JKP 10029

(untuk PDK)

PO BOX 2903

JKP 10029

(untuk BPKRT)

PO BOX 2904

JKP 10029

(untuk PK)

PO BOX 2900

JKP 10029

(untuk Dokter)

c.  Setiap Pelamar hanya diperkenankan mengirimkan satu berkas lamaran dan mendaftar hanya untuk satu kategori seleksi PDK, BPKRT, PK atau Dokter.

d.  Registrasi online baru akan diproses setelah Panitia menerima berkas lamaran yang disampaikan melalui Pos Tercatat.

e.  Panitia hanya menerima berkas lamaran yang disampaikan melalui PO BOX tersebut di

atas dan tidak menerima format penyampaian lamaran lainnya. f. Formulir Registrasi harus dilengkapi dengan melampirkan:

i.   Surat Pernyataan Menyetujui Ketentuan dan Syarat yang telah dicetak dibubuhi meterai Rp. 6.000,00;

ii.  Fotokopi KTP yang masih berlaku/Fotokopi Paspor bagi Pelamar dari luar negeri;

iii. Daftar Riwayat Hidup terakhir sesuai dengan format yang telah disediakan (unduh format CV di sini);

iv. Satu lembar fotokopi ijazah (D-3, S-1 atau S-2) berikut transkrip nilai yang sudah dilegalisir (cap basah dan tanda tangan asli) oleh Dekan/Direktur Program atau Ditjen   Dikti  Depdiknas  bagi  lulusan  Perguruan  Tinggi  Luar  Negeri  (Surat

Keterangan  Kelulusan/Ijazah  Sementara   dapat  diterima,  dengan  syarat Pelamar  dapat  menyertakan  Surat Pernyataan  dari  Pimpinan  Universitas yang menyatakan bahwa pihak Universitas sudah dapat mengeluarkan Ijazah Asli  sebelum  tanggal  15  Oktober  2010.  Bagi  Pelamar  yang  tidak  dapat menunjukkan Ijazah Asli, maka yang bersangkutan dinyatakan gugur dan tidak dapat mengikuti Ujian Tahap Akhir);

Catatan: bagi lulusan luar negeri yang memiliki transkrip nilai tidak berskala 4.0 harap melampirkan konversi transkrip nilai dengan skala 4.0 .

Bagi Pelamar untuk mengisi formasi Dokter / Dokter Gigi agar melampirkan:

–  Fotokopi Ijazah Sarjana Kedokteran berikut transkrip nilai yang telah dilegalisir (cap  basah dan tanda tangan asli) oleh Dekan/Direktur Program atau Ditjen Dikti Depdiknas bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri

–  Fotokopi Ijazah Profesi dokter berikut transkrip nilai yang telah dilegalisir (cap basah dan tanda tangan asli) oleh Dekan/Direktur Program

–  Fotokopi STR yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia

–  Fotokopi Sertifikat Keteladanan dari pemerintah (bila ada)

–  Surat Pernyataan tidak sedang mengikuti PPDS/PPDGS yang telah dicetak dan dibubuhi materai Rp 6000,- (unduh surat pernyataan di sini)

v.    Fotokopi Akte Kelahiran;

vi.   Asli    surat    Keterangan     berbadan     sehat    yang    dikeluarkan    oleh    dokter Puskesmas/RSUD/RSUP/RS TNI/Polri terbaru (3 bulan terakhir);

vii.  Fotokopi tanda pencari kerja (kartu kuning Kemenakertrans) yang masih berlaku;

viii. Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku;

ix. Pas foto terakhir ukuran 4×6 cm (berwarna) sesuai dengan kriteria foto sebanyak 3 lembar:  1 lembar foto ditempel di formulir lamaran dan 2 lembar lainnya ditulisi nama Pelamar di bagian belakang foto (lihat kriteria foto di sini).

Catatan: Bagi pelamar yang bertempat tinggal di luar negeri persyaratan pada butir vi sampai  dengan  viii  harus  dapat  dipenuhi  pada  saat  daftar  ulang  apabila dinyatakan lulus pada ujian seleksi tahap terakhir.

g.  Lamaran beserta lampiran tersebut pada butir (f) disusun rapi sesuai urutan di atas dalam map kertas jepit berlubang dengan warna:

i.   Biru untuk Pelamar PDK berijazah S-1;

ii.  Kuning untuk Pelamar PDK berijazah S-2;

iii. Hijau untuk Pelamar BPKRT;

iv. Merah untuk Pelamar PK; dan v.       Putih untuk Pelamar Dokter.

h. Map lamaran beserta lampiran dimasukkan dalam amplop warna coklat dan ditulis pada pojok kiri atas kode lamaran PDK atau BPKRT atau PK atau Dokter.

i.  Berkas lamaran yang tidak memenuhi persyaratan tersebut di atas tidak akan diproses.

j.  Berkas lamaran yang diterima Panitia menjadi milik Panitia dan tidak dapat diminta kembali oleh Pelamar.

k. Pelamar diminta untuk tidak melampirkan dokumen-dokumen lain selain yang tersebut pada butir f.

V. TAHAPAN DAN JADWAL SELEKSI

A.  Seleksi penerimaan PDK, BPKRT dan PK dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:

1. Seleksi Administrasi;

2. Ujian  Tulis  Substansi  dalam  Bahasa  Indonesia  dan  Inggris  (meliputi  masalah nasional, internasional dan pengetahuan umum) dijadwalkan akan dilaksanakan pada  tanggal 4 September 2010 (PDK, BPKRT dan PK). Tempat pelaksanaan ujian akan ditentukan kemudian;

3. Ujian Kemampuan/Penguasaan Bahasa Inggris atau Bahasa Asing Lainnya (Arab, China, Inggris, Jepang, Perancis, Rusia, Jerman dan Spanyol) berdasarkan pilihan peserta, dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 7 – 9 Oktober 2010. Tempat pelaksanaan ujian akan ditentukan kemudian;

4. Tes  Pemeriksaan  Psikologi  dan Wawancara  Substansi serta  Tes Penguasaan Teknologi Informasi/Komputer dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 18 – 22 Oktober 2010. Tempat pelaksanaan ujian akan ditentukan kemudian;

5. Peserta  yang  lulus  pada  setiap  tahapan  ujian  akan  diumumkan  melalui  situs http://e-cpns.deplu.go.id;

6. Seleksi  dilakukan  dengan  sistem  gugur  dan  keputusan  Panitia  tidak  dapat diganggu gugat.

B.  Seleksi penerimaan Dokter dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:

1. Seleksi Administrasi;

2. Ujian  Kompetensi  Tertulis,  dijadwalkan  akan  dilaksanakan  pada  tanggal  4 September 2010. Tempat pelaksanaan ujian akan ditentukan kemudian;

3. Tes Pemeriksaan Psikologi dan Wawancara dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal  18  –  22  Oktober  2010.  Tempat  pelaksanaan  ujian  akan  ditentukan kemudian;

VI.   PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI DAN PENGAMBILAN KARTU TANDA PESERTA UJIAN

1. Hanya  Peserta  yang  telah  melakukan  registrasi  online dan  memenuhi  seluruh persyaratan  untuk  melamar/persyaratan  pendaftaran,  yang  akan  diluluskan  dalam tahapan Seleksi Administrasi. Hasil Seleksi Administrasi dijadwalkan akan diumumkan pada tanggal 30 Agustus 2010 melalui situs http://ecpns.deplu.go.id.

2. Pelamar yang telah dinyatakan lulus tahapan Seleksi Administrasi diwajibkan untuk mengambil Kartu Tanda Peserta Ujian (KTPU) sebagai syarat mengikuti Ujian Tulis Substansi.

3. KTPU    harus    diambil    sendiri    oleh    peserta    ujian    di    Pusdiklat    Kemlu,    Jalan Sisingamangaraja No. 73, Jakarta Selatan, dengan menunjukkan kartu identitas diri. Apabila Peserta mewakilkan pengambilan KTPU kepada pihak ketiga, maka diperlukan Surat Kuasa bermeterai dengan menunjukkan kartu identitas diri Peserta dan Penerima Kuasa, serta menyerahkan fotokopi kartu identitas diri dimaksud.

4. Jadwal  pengambilan  KTPU  dijadwalkan  akan  diumumkan  kemudian  melalui  situs http://e-cpns.deplu.go.id.

VII.    LAIN-LAIN

1. Kementerian Luar Negeri tidak bertanggung jawab atas pungutan atau tawaran berupa apapun  oleh oknum-oknum  yang  mengatasnamakan  Kementerian  Luar  Negeri  atau Panitia.

2. Peserta diharapkan tidak melayani tawaran-tawaran untuk mempermudah penerimaan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Luar Negeri.

3. Bagi  mereka  yang  telah  dinyatakan  lulus  hingga  tahapan  terakhir  seleksi,  tetapi mengundurkan diri diwajibkan mengganti biaya yang telah dikeluarkan Panitia sebesar Rp  15.000.000,-  (Lima  Belas  Juta  Rupiah) untuk  PDK dan  Dokter dan  Rp 10..,– (Sepuluh Juta Rupiah) untuk BPKRT dan PK.

4. Lamaran yang dikirimkan kepada Kementerian Luar Negeri sebelum pengumuman ini dianggap tidak berlaku.

5. Informasi resmi yang terkait dengan Seleksi Penerimaan CPNS Kemlu 2010 hanya dapat  dilihat dalam situs http://ecpns.deplu.go.id. Para Pelamar disarankan untuk terus memantau situs dimaksud.

Jakarta, 6 Agustus 2010

A.n. MENTERI LUAR NEGERI

Plt. SEKRETARIS JENDERAL

BACA DAN DOWNLOAD DALAM FORMAT PDF DISINI

UNTUK LEBIH JELAS SILAHKAN MASUH KE WEBSITE KEMENLU DISINI

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*